Manajemen Kontrol Keamanan

Manajemen Kontrol Keamanan

Manajemen Kontrol Keamanan

A. PENTINGNYA KONTROL

untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan. untuk memberi dukungan kepada manajer dalam
mengontrol area operasinya

B. TUGAS KONTROL CBIS

Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi

* Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ketiga

#AREA PENGONTROLAN CBIS

#KONTROL PROSES PENGEMBANGA

Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana harus menjalani tahapan/fase yang antara lain :

#Fase Perencanaan
Mendefinisikan tujuan dan kendala

#Fase Analisis & Disain

> Mengidentifikasi kebutuhan informasi

> Menentukan kriteria penampilan

> Menyusun disain dan standar operasi CBIS

# Fase Implementasi

> Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima

> Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan

> Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS

#Fase Operasi & Kontrol

> Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC

> Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

Yang termasuk dalam kontrol proses pengembangan, yaitu :

1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS
5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan.
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen.

Baca Juga :

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Untuk melakukan pencurian login dengan modus yang digunakan pada kasus ini tidaklah membutuhkan analisis kriptografi (crypanalityc) dan pengetahuan mengenai bidang informasi yang tinggi. Cukup dengan menjadi orang yang “peka” terhadap kesalahan manusiawi yang sering dilakukan para nasabah. Misalnya hati berniat mengetik http://www.klikbca.com tetapi tangan bergerak lain–mengetik http://www.kilkbca.com. Situs yang terakhir disebutkan sudah ditutup.

Kasus dengan modus yang sama terulang lagi pada kasus http://www.paypalupdate.com. Situs tersebut memiliki antarmuka (antarmuka = interface) yang sama dengan situs www.paypal.com. Paypal adalah sistem transaksi online terbesar yang menggunakan e-mail sebagai “rekening” seseorang. Dengan e-mail yang sudah didaftarkan dan sudah memasukkan data kartu kredit di dalamnya, kita bisa menjadikan Paypal sebagai alat transaksi realtime terpercaya.

Dalam dua kasus tersebut, sang korban bagaikan serangga yang menclok di pinggir daun “lubang maut” tanaman kantong semar. Kantong semar terlihat seperti bunga-bunga biasa yang menjadi ladang nektar bagi para serangga. Korban yang sudah terlanjur menclok, kalau tidak hati-hati bakal kecemplung dan tidak bisa keluar. Saat si korban membuka situs http://www.paypalupdate.com, yang tampilannya mirip www.paypal.com, atau situs http://www.kilkbca.co, yang tampilannya mirip www.klikbca.com, lalu korban yang tak bersalah (kalau bersalah, itu namanya terdakwa!) tersebut memasukkan user name dan password, saat itulah situs “kantong semar” menyimpan user name dan password nasabah. Biasanya, setelah nasabah memasukkan user name dan password, situs “kantong semar” akan membukan situ yang asli sehingga si nasabah/korban hanya merasa dirinya gagal login.

Pencuri login bertujuan mendapatkan identitas diri orang yang loginnya dicuri. Tujuannya bisa bermacam-macam. Ada yang bertujuan mencuri barang/uang miliknya dengan cara mengaku sebagai pemilik barang/uang tersebut (dibuktikan dengan login) atau memberikan informasi yang keliru kepada rekan-rekan korban dengan cara memberi pesan kepada rekan-rekan korban dan mengaku dirinya sebagai korban (bayangkan saya memiliki password email Anda, ………eh,jangan. Ganti, bayang Anda memiliki password email saya. Anda akan bisa berpura-pura menjadi saya di dunia maya.

Ada contoh situs yang tampilannya mirip sekali dengan www.friendster.com, situsnya http://profile.frendster.name. Sayangnya situs-situs ini tidak berumur panjang (kok disayangkan???……..kan harusnya bersyukur??! Maksud saya biar ada yang bisa jadi contoh beneran).

Ya, begitulah. Pencurian jati diri di dunia ghaib (maya kan mirip sama ghaib) bisa menjadi hal yang vital kalau aspek-aspek kehidupan kita sudah tidak bisa lepas lagi dari dunia itu.

 

Kesimpulan :

Dari contoh artikel diatas ternyata banyak sekali tindakan criminal untuk mencuri, dan celakanya pencurian didunia maya ini sangat berbeda dengan di dunia nyata. Dalam dunia maya kita tidak akan sadar bahwa uang kita telah dicuri. Kita baru sadar jika kita menghitung ulang saldo  kita ternyata saldo kita telah berkurang. Dan biasanya si pencuri itu juga susah untuk dilacak, karena merupakan jaringan global. Karena beda Negara maka polisi akan sangat merasa kesulitan untuk melacaknya, misalnya si pencuri yang warga Negara amerika mencuri uang warga Negara Indonesia maka polisi Indonesia akan merasa kesulitan untuk melacak orang tersebut, karena beda Negara, pencuri local saja sulit untuk dilacak apalagi pencuri internasional.

Saran :

Berdasarkan kesimpulan di atas saya memberikan saran sebagai berikut :

1. Periksalah terlebih dahulu dengan teliti url yang anda ketik sudah benarkah url yang dimaksud

2. Jangan menggunakan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama pacar, nama anak dll.

3. Gunakan password yang tidak bermakna dan merupakan kombinasi angka dan huruf kalau bisa password yang tidak bisa di baca misalnya “D3WSKP0”. Jadi mau tidak mau anda harus menghapal password tersebut.

4. Gantilah password anda secara berkala misalnya seminggu sekali ataupun sebulan sekali dan  tentunya password yang tidak bermakna, jadi setiap minggu atau setiap bulan anda harus menghafal password anda.

5. Jika anda males menghafal anda bisa mencatatnya di notepad anda dan jangan sampai lupa file tersebut harus di zip dengan winzip atau winrar dan beri password pada file zipnya. Sehingga jika anda mau membuka file zip akan dipinta password.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

PENDAFTARAN CIPTAAN

Pasal 35

(1) Direktorat Jenderal menyelenggarakan pendaftaran Ciptaan dan dicatat dalam Daftar

Umum Ciptaan.

(2) Daftar Umum Ciptaan tersebut dapat dilihat oleh setiap orang, tanpa dikenai biaya.

(3) Setiap orang dapat memperoleh untuk dirinya sendiri suatu petikan dari Daftar Umum

Ciptaan tersebut dengan dikenai biaya.

(4) Ketentuan tentang pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak merupakan

kewajiban untuk mendapatkan Hak Cipta.

Pasal 36

Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan tidak mengandung arti sebagai

pengesahan atas isi, arti, maksud, atau bentuk dari Ciptaan yang didaftar.

Pasal 37

(1) Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan dilakukan atas Permohonan yang

diajukan oleh Pencipta atau oleh Pemegang Hak Cipta atau Kuasa.

(2) Permohonan diajukan kepada Direktorat Jenderal dengan surat rangkap 2 (dua) yang

ditulis dalam bahasa Indonesia dan disertai contoh Ciptaan atau penggantinya dengan

dikenai biaya.

(3) Terhadap Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Direktorat Jenderal akan

memberikan keputusan paling lama 9 (sembilan) bulan terhitung sejak tanggal

diterimanya Permohonan secara lengkap.

(4) Kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah konsultan yang terdaftar pada

Direktorat Jenderal.

(5) Ketentuan mengenai syarat-syarat dan tata cara untuk dapat diangkat dan terdaftar

sebagai konsultan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diatur lebih lanjut dalam

Peraturan Pemerintah.

(6) Ketentuan lebih lanjut tentang syarat dan tata cara Permohonan ditetapkan dengan

Keputusan Presiden.

Pasal 38

Dalam hal Permohonan diajukan oleh lebih dari seorang atau suatu badan hukum yang

secara bersama-sama berhak atas suatu Ciptaan, Permohonan tersebut dilampiri salinan

resmi akta atau keterangan tertulis yang membuktikan hak tersebut.

Pasal 39

Dalam Daftar Umum Ciptaan dimuat, antara lain:

a. nama Pencipta dan Pemegang Hak Cipta;

b. tanggal penerimaan surat Permohonan;

c. tanggal lengkapnya persyaratan menurut Pasal 37; dan

d. nomor pendaftaran Ciptaan.

Pasal 40

(1) Pendaftaran Ciptaan dianggap telah dilakukan pada saat diterimanya Permohonan

oleh Direktorat Jenderal dengan lengkap menurut Pasal 37, atau pada saat diterimanya

Permohonan dengan lengkap menurut Pasal 37 dan Pasal 38 jika Permohonan

diajukan oleh lebih dari seorang atau satu badan hukum sebagaimana dimaksud dalam

Pasal 38.

(2) Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diumumkan dalam Berita Resmi

Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.

Pasal 41

(1) Pemindahan hak atas pendaftaran Ciptaan, yang terdaftar menurut Pasal 39 yang

terdaftar dalam satu nomor, hanya diperkenankan jika seluruh Ciptaan yang terdaftar

itu dipindahkan haknya kepada penerima hak.

(2) Pemindahan hak tersebut dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permohonan

tertulis dari kedua belah pihak atau dari penerima hak dengan dikenai biaya.

(3) Pencatatan pemindahan hak tersebut diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh

Direktorat Jenderal.

Pasal 42

Dalam hal Ciptaan didaftar menurut Pasal 37 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasa139, pihak

lain yang menurut Pasal 2 berhak atas Hak Cipta dapat mengajukan gugatan pembatalan

melalui Pengadilan Niaga.

Pasal 43

(1) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat orang atau badan hukum yang namanya

tercatat dalam daftar Umum Ciptaan sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta,

dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permintaan tertulis Pencipta atau Pemegang

Hak Cipta yang mempunyai nama dan alamat itu dengan dikenai biaya.

(2) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat tersebut diumumkan dalam Berita Resmi

Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.

Pasal 44

Kekuatan hukum dari suatu pendaftaran Ciptaan hapus karena:

a. penghapusan atas permohonan orang atau badan hukum yang namanya tercatat

sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta;

b. lampau waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Pasal 30, dan, Pasal 31 dengan

mengingat Pasal 32;

c. dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum

Sumber : https://usgsprojects.org/

 

Payakumbuh Jalin Kerjasama dengan STP Sahid Jakarta

Payakumbuh Jalin Kerjasama dengan STP Sahid Jakarta

Wakil Walikota Payakumbuh Drs.H. Suwandel Muchtar, mengatakan, Pemko Payakumbuh akan menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta, sehubungan minimnya sumber daya manusia dibidang kepariwisataan.

“Kedua pihak sepakat untuk memajukan pendidikan kepariwisataan. Kota Payakumbuh akan menjadi pilot projec dalam melahirkan SDM pariwisata Sumatera Barat ke depan, “ujar Wawako Suwandel Muchtar dalam acara di aula SMKN 3 Payakumbuh, Senin (30/5).

Dijelaskan Suwandel Muctar kerjasama Pemko Payakumbuh dengan STP ini untuk mendorong putera-puteri kita untuk melanjutkan pendidikan di STP Jakarta. “Mereka yang bekerja di perhotelan, dikatakan, sosok yang benar-benar amanah dan punya kejujuran yang tinggi. Mereka adalah insan yang dekat dengan Allah SWT, “ujar Wawako Payakumbuh.

Di antara pasal yang diatur dalam nota kesepahaman, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Payakumbuh, pihak STP Sahid melaksanakan program beasiswa pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM.

Penandatangan kesepakan bersama antara Pemko Payakumbuh dengan STP Sahid Jakarta itu, ditandatangani Walikota H. Riza Falepi, setelah diparaf Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar dan Ketua STP Sahid Jakarta, Ir. Kusmayadi, MM,

Lebih kurang seratusan orang tua pelajar SMKN 3, para kepala sekolah, ikut dihadirkan menyaksikan

penandatanganan nota kesepahaman dimaksud. Juga hadir Kepala Bappeda H. Rida Ananda, Kadisdik H. Hasan Basri Sy, Kadisparpora Syahnadel Khairi, dua Staf Ahli Walikota Hj. Ruslayetti, Edvidel, serta sejumlah pejabat eseloan II dan III lainnya.

Sementara itu, dalam acara yang cukup bersejarah tersebut, dari pihak Sahid juga hadir sejumlah petinggi Yayasan Sahid Jaya 1977, seperti Direktur Eksekutif Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE dan Deputy Direktur Eksekutif Bidang Pengembangan Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, Dr. Yohanes Sulisyadi, SP, M.Pd.

Ke depan, untuk melahirkan tenaga yang profesional di bidang pendidikan kepariwisataan, pihak STP

Sahid akan memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan di STP Sahid. Selain itu, Yayasan Sahid Jaya 1977, juga membuka peluang bagi pelajar di Payakumbuh, terutama sisawa SMKN 3 untuk magang di seluruh perusahaan yang berada di bawah yayasannya.

Seperti disampaikan Ketua STP Sahid Jakarta, Kusmayadi, bagi pelajar yang magang di STP Sahid

termasuk di Hotel Sahid Jaya Jakarta, akan diberikan sertifikat yang diakui seluruh hotel berbintang di negara-negara Asean. Terhadap, pelajar yang punya sertifikat dari Yayasan Sahid Jaya, bakal mudah mendapatkan kesempatan kerja di negara Asean dimaksud.

Baca Juga :

SMA/SMK Diminta Beri Masukan ke Disdik

SMA/SMK Diminta Beri Masukan ke Disdik

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan meminta kepada seluruh jajaran serta aparatur sekolah setingkat SMA/SMK, untuk aktif menyampaikan masukan serta aspirasi terkait pengalihan kewenangan Bidang SMA/SMK dari Pemkab ke Pemprov. Disamping itu juga menyiapkan segala dokumen administrasi penyerahan P3D (Personil, Peralatan, Pembiayaan dan Dokumen).

Hal ini menjadi arahan Ferizal kepada para guru dan kepala sekolah saat melakukan kunjungan ke SMAN 1 dan SMKN 1 Pangkalan Kotobaru, di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Rabu (1/6) siang. “Kami berharap, seyogyanya sekolah memberi masukan ke dinas pendidikan soal kajian kita ke depan. Khususnya menyangkut proses pemindahan kewenangan SMA/SMK ke provinsi,” katanya. 

Dalam kunjungan itu, Wabup Ferizal terlihat didampingi Camat, Kapolsek, serta Ketua KONI Pangkalan Koto Baru. Perubahan kewenangan bidang SMA/SMK yang sebelumnya berada di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten ke Provinsi, diharapkan tidak menimbulkan gejolak serta semangat menjalani proses pendidikan di sekolah. Terutama bagi para personil, mulai dari kepala sekolah hingga tenaga pendidik. 

Menurutnya, kendati secara kewenangan ke depan, Bidang SMA/SMK akan berada di bawah provinsi, namun untuk penempatan personil atau operasional sekolah tetap bisa “dikondisikan” di daerah. “Khusus terhadap penyerahan dan penempatan personil nantinya, kita usahakan bisa disesuaikan dengan kompetensi serta kemampuan bapak/ibu,” kata Ferizal. 

Tak hanya di SMAN 1, arahan serupa juga dikemukakan Putra Lareh Sago Halaban

ini di SMKN 1. Ferizal meminta kepada seluruh tenaga pendidik tetap menjalankan tugas belajar-mengajar dan tidak galau terhadap issu penempatan guru atau tenaga pendidik. “Percayalah, format pemindahan kewenangan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, akan memberi dampak baik bagi sekolah kita,” tambahnya. 

Di sekolah kejuruan yang dikenal sebagai “SMK Gambir” itu, Ferizal sempat membuka dialog terbatas dengan para guru. Masing-masing tenaga pendidik termasuk kepala sekolah, diminta menyampaikan aspirasi secara langsung terhadap kesiapan penyerahan dokumen P3D, hingga kendala-kendala yang dihadapi dalam melakukan proses kegiatan belajar-mengajar. 

Kepala Sekolah SMK 1, Zaifuri mengatakan, berbagai dokumen P3D

yang diminta sudah diinput untuk diserahkan ke Disdik secara administratif.   Namun, ia mempertanyakan format yang jelas terhadap penyerahan dokumen, terutama personil. “Apakah nanti, bagi pegawai akan menjadi pegawai tingkat daerah, atau provinsi?” tanyanya.

Tak hanya itu, Zaifuri juga menyampaikan berbagai kendala

seperti terbatasnya tenaga pendidik dan fasilitas di sekolahnya. Padahal, saat ini animo masyarakat khususnya di Kecamatan Pangkalan, sangat tinggi untuk memasukkan anaknya bersekolah di SMK. Terhadap status PNS, Ferizal menyebut masih menunggu format dari kementrian serta Disdik Provinsi. 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dyU4ObH01k96VWt7FbQq74

Lomba Parade Cinta Tanah Air, Salah Satu Cara Bangkitkan Semangat Nasioanalisme Generasi Muda

Lomba Parade Cinta Tanah Air, Salah Satu Cara Bangkitkan Semangat Nasioanalisme Generasi Muda

Realita saat ini rasa cinta tanah air sudah mulai memudar hal ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti munculnya prilaku yang ingin merongrong dan saling melemahkan dan bahkan mengkhianati bangsa sendiri dengan sikap radikalisme dan tindakan terorisme. Jugaa, rendahnya etika dan sopan santun, serta lemahnya rasa kebersamaan dan gotongroyong, mudahnya terjadi konflik horizontal/vertikal yang didorong oleh prilaku suka fitnah dan adu domba, berkembangnya kriminalitas serta maraknya peredaran dan pemakaian narkoba dan sejenisnya.

Hal ini dikatakan Gubernur Sumbar diwakili Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat Zul Aliman saat membuka lomba Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016 di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Rabu (25/05/2016).

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sumatera Barat, Danrem 032 Wirabraja, Wadanlantamal II Padang, Danlanud Padang, Wakapolda Sumatera Barat dan Kejati Sumatera Barat. Selain itu turut hadir para juri dan siswa SMA se Sumatera Barat peserta Lomba Parade Cinta Tanah Air.

Kegiatan PCTA Provinsi Sumatera Barat ini merupakan rangkaian dari PCTA Nasional dan nantinya satu

orang pemenang lomba tingkat SMA akan menuju ke PCTA tingkat nasional pada tanggal 5-9 September 2016.

Dikatakan Zul Aliman, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kolonel Laut (PM) Syahril Bakri MAP,MH sebagai Koordinator Desk Pengendali Pusat Kantor Pertahanan Provinsi Sumatera Barat yang telah konsisten setiap tahunnya untuk melaksanakan kegiatan PCTA. Dimana kegiatan ini sangat penting dan dibutuhkan dlam membangun karakter kebangsaan para siswa/siswi SMA sebagai generasi muda bangsa, terutama rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

Dalam UUD Negara RI tahun 1945 Pasal 27 (3) bahwa “setiap waga negara berhak dan wajib ikut serta

dalam upaya pembelaan negara”, serta dalam UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Pasal 9 (1) mengatakan bawa “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahan negara”.

Sebelum membuka lomba PCTA Plt Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat mengatakan, harapan yang besar tertumpu kepada para generasi muda penerus bangsa ini untuk memiliki sikap dan komitmen yang kuat dalam membangun intelektualnya yang berbasis nilai-nilai karakter kebangsaan serta kekuatan nilai agama, adat dan budaya, sehingga diyakini bahwa apabila generasi mudanya berkarakter sudah pasti akan menjadikan bangsanya yang maju dan hebat.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam membangun semangat bela negara dan cinta tanah air bagi

para generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluan untuk masa kini dan masa yang akan datang,” ucap Zul Aliman.

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/494JHAdW5hBbOV22aXaloIk0f

8 Siswa Berprestasi Berwisata ke Bali Bersama Faber-Castell

8 Siswa Berprestasi Berwisata ke Bali Bersama Faber-Castell

Setelah melalui proses penjurian, Faber-Castell menobatkan 8 siswa

dari 3 area wilayah memperoleh hadiah utama, dalam perlombaan membuat craft yang diselenggarakan di 30 kota di Indonesia.

Product Manager PT Faber-Castell Richard Penelewen menyebut, 8 siswa tersebut, bersama 1 orang tua pendamping per-siswa nantinya akan memperoleh hadiah utama yakni berwisata ke Bali. Hal ini merupakan wujud penghargaan kepada para pemenang nasional yang telah mengikuti perlombaan Connectorpenchallenge.

Terkait proses penjurian, Richard menjelaskan, proses penjuriannya,

diawali dengan karya para pemenang per kota, yang selanjutnya dikompetisikan lagi tingkat wilayah. Ini terbagi menjadi 3 (tiga) zona, yakni Sumatera, Jawa dan Indonesia Timur, dan pada akhirnya baru ditetapkan menjadi juara nasional.

“Perlombaan Connectorpenchallenge tahun ini diikuti 13.712 pasang peserta yang melibatkan peran serta dari orang tua, dimana program ini di mulai pada November tahun lalu dan berakhir pada April tahun ini,” Richard, Jumat (12/5/2017).

Dengan mengusung konsep “Family Art Experience”, Connectorpenchallenge

tahun ini berhasil mendorong keterlibatan orang tua, dan yang uniknya, setiap akan dimulai perlombaan, pihaknya mengajak anak untuk memeluk orang tuanya, dan tentu hal ini merupakan yang mungkin sudah sangat sulit terjadi di tengah kesibukan orang tua dan anak saat ini.

Richard juga menambahkan, dalam banyak penelitian menunjukan quality family time sangat penting bagi anak, quality family time juga tidak perlu mahal. Tetapi dapat membuat orang tua dan anak senang dan yang penting tak terlupakan.

“Diantaranya bisa melalui kegiatan-kegiatan sederhana salah satunya perlombaan ini, akan ada kerjasama antara orang tua dan anak dalam membuat craft,” kata dia.

No. Wilayah/Zona, Nama Pemenang & Asal Sekolah:

  1. Jawa, Muhammad Rafli Fanani (SDN Petrokimia Gresik-Surabaya)
  2. Jawa, Nabila Alquwina Tsaqif (SD Muhammadiyah 24 Rawamangun-Jakarta)
  3. Jawa, Chole (SD Bunda Hati Kudus-Bogor)
  4. Sumatera, Karen Eveline (SD Bina Kasih-Jambi)
  5. Sumatera, Fairuz (SD As Syifa-Medan)
  6. Sumatera, Syarifah Bian Shabila (SDN 67-Aceh)
  7. Indonesia Timur, Florencia Milka (SD KAT 13-Manado)
  8. Indonesia Timur, Nadia Citra (SDN 007-Samarinda)

Baca Juga :

Pekanbaru Peringkat Satu, Dumai Posisi Tiga

Pekanbaru Peringkat Satu, Dumai Posisi Tiga

Tingkat kelulusan pelajar sekolah menengah atas sederajat tahun 2017

di Kota Dumai meraih posisi terbaik tiga dari 11 kabupaten kota di Provinsi Riau dengan nilai rata rata total 49,20.

Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir di Dumai, Rabu, mengatakan perolehan tingkat kelulusan baik dan prestasi nilai ini diharap semakin memuaskan tahun depan agar sumber daya manusia berkualitas.

“Selamat bagi pelajar lulus dan hendaknya dapat melanjutkan pendidikan

ke jenjang lebih tinggi agar bisa meraih masa depan baik dan gemilang,” kata Nasir.

Data dihimpun dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyebutkan, Kota Pekanbaru meraih total nilai rata rata 56,28 dengan 8.296 peserta, disusul posisi kedua Kabupaten Indragiri Hilir rata rata 52,17 dan ketiga ditempati Kota Dumai 49,20.

Selanjutnya, urutan keempat adalah Kabupaten Pelalawan dengan nilai rata rata 46,84, kemudian Rokan Hulu 46,59, dan posisi keenam diduduki Kabupaten Bengkalis 46,50.

Peringkat tujuh kelulusan SMA sederajat di Provinsi Riau ditempati

Kabupaten Siak dengan rata rata 46,46, Kuantan Singingi 45,46, Rokan Hilir 44,75 dan urutan sepuluh Kabupaten Indragiri Hulu meraih nilai 44,25.

Pada posisi dua terakhir, yaitu urutan 11 ditempati Kabupaten Kampar dengan nilai rata rata 44,05 dan ditutup Kabupaten Kepulauan Meranti total nilai 42,59.

Diketahui, pada 2016 lalu, angka kelulusan SMA sederajat di Kota Dumai mencapai seratus persen, alias tidak ada gagal atau mengulang, namun perolehan nilai mengalami penurunan dibanding beberapa daerah lain di Riau.

Pelaksanaan UN SMA berbasis komputer di 2016 lalu diikuti 12 sekolah negeri dan swasta dengan jumlah peserta didik mencapai 2.586 anak dan 1.042 siswa dari 20 sekolah peserta ujian sistem manual atau berbasis kertas.

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri

Masyarakat Mengaku Sulit Akses Info PPDB Online

Masyarakat Mengaku Sulit Akses Info PPDB Online

Ketua Tim Pemantau PPDB Jawa Barat Iwan Hermawan mengatakan masalah ini menjadi keluhan utama yang disampaikan ke pihaknya. Kondisi ini dikeluhkan baik calon siswa atau orangtuanya yang mendaftarkan ke sekolah menengah atas (SMA).

“Intinya masyarakat masih kesulitan atau ada trouble di PPDB online khususnya SMA. Kadang-kadang

lancar diakses, kadang enggak. Kalau SMK cenderung lancar,” kata Iwan kepada Republika.co.id, Rabu (5/7).

Iwan menjelaskan masyarakat yang kesulitan melihat informasi seperti hasil peringkat sebagai info peluang di sekolah pilihan. Berdasarkan pada perbandingan nilai ujian nasional dengan passing grade yang ditetapkan masing-masing sekolah.

Menurutnya memang kesulitan akses dikarenakan digunakan

oleh siswa seluruh Jawa Barat secara bersamaan. Namun, Dinas Pendidikan harus segera mengantisipasi akses sistem online PPDB ini. Karena secara online membuat proses penerimaan murid menjadi lebih transparan.

“Tapi ini harus segera diperbaiki jangan sampai malah jadi offline itu berbahaya. Susah dilakukan pemantauan penerimaan di masing-masing sekolah,” ujarnya.

Ia pun berharap sisa waktu proses PPDB jalur akademik beberapa hari lagi

bisa berjalan lebih lancar. Sistem semi online dinilainya tidak menjadi masalah karena cukup membantu masyarakat yang kesulitan mendaftar online secara mandiri.

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html

Wisuda Murid RA Annisa Dihadiri Petria Naspita

Wisuda Murid RA Annisa Dihadiri Petria Naspita

Raudatul Athfal (RA) Annisa yang merupakan taman pendidikan setingkat TK, yang berada di Jalan Pawang Sidik RT 05, Bukit Nenas Kec Bukut Kapur Kota Dumai menggelar wisuda dan perpisahan 53 muridnya, Minggu (21/05/2017) pagi.

Prosesi wisuda yang dihadiri, Anggota DPRD Kota Dumai, Petria Naspita itu berlangsung haru. Terlihat

dengan rasa bangga dibalut rasa sedih, guru-guru pendidik RA Annisa harus merelakan mudrid-muridnya untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Turut hadir tokoh masyarakat, wali murid dan Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Bukit Kapur Dedet Baitullah, serta undangan lainnya. Dalam acara tersebut juga ditampilkan berbagai kesenian dan tarian dari murid-murid RA Annisa.

Acara diakhiri dengan prosesi wisuda sembari penyerahan ijazah kepada para murid-murid. Juga

penyerahan hadiah-hadiah serta foto bersama yayasan, pembina, guru, wali murid dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua yayasan dan pendiri RA Annisa, Siti Rohana seusai acara mengatakan awalnya sekolah ini hanya memiliki murid 5 orang. Proses belajar mengajarnya pun dilakukan di kediamannya.

“Tujuan saya membuka sekolah ini, agar masyarakat dilingkungan sekitar bisa menyekolahkan anaknya dengan biaya terjangkau. Saat ini uang sekolah berfariasi sesuai kesanggupan wali murid. Mulai dari Rp.50 ribu, Rp.45 ribu dan Rp.35 ribu. Bahkan kita akan gratiskan bila benar-benar tidak mampu,” katanya.

Dikatakan Kak Ana, panggilan akrabnya, dalam membangun gedung sekolah ini dirinya bersama Anggota

DPRD Dumai Petria Naspita yang juga pembina RA Annisa sampai-sampai mencetak batako sendiri. Namun berkat kerja keras dan bantuan semua pihak sekarang sekolah tersebut sudah menjadi favorit bahkan bagi masyarakat diluar kelurahan.

“Sekolah ini berdiri sejak 2010 silam. Ini tahun ke tujuh dan saya berharap masyarakat lebih percaya kepada kami untuk menitipkan anaknya. Mudah mudahan membawa berkah semua ilmu yang kami sampaikan. Sekolah ini memang berbiaya murah, tapi tidak murahan,” jelasnya.

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html