Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kurangnya jumlah guru di SMP Satu Atap, membuat tenaga pengajar di

sekolah tersebut merekrut guru sekolah dasar. Pelaksana Tugas SMP Satu Atap, Moch Nur, mengatakan, keterpaksaan merekrut tenaga pengajar dari SD lantaran saat ini fasilitas sarana dan guru sangat minim.

“Guru yang mengajar di sini (SMP Satu Atap) memang guru SD berdasarkan

latar belakang pendidikan, tapi karena kekurangan jumlah pengajar, kita terpaksa harus merangkap di SMP juga,” ujarnya. Selain minimnya jumlah guru PNS, jumlah siswa yang ada sangat banyak yakni mencapai 350 siswa lebih. Ini tentu membutuhkan delapan Ruang Kelas Baru (RKB) dari empat ruang kelas yang ada. “Pada 2017 ada 270 siswa dan separuh lagi numpang di SDN Kiarapandak 1,” katanya.

Nur berharap pemerintah daerah maupun kementerian pendidikan dan

kebudayaan (kemendikbud) bisa lebih memperhatikan dunia pendidikan yang masih jauh dari kata layak

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/