Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

 

Kabar mengejutkan datang dari empat kementerian di negara ini. Keempatnya yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurut informasi, mereka tengah menyiapkan regulasi pembatasan penggunaan gawai atau gadget bagi anak-anak, termasuk para pelajar.

Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

(PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu, mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan regulasi khusus untuk membatasi pemakaian gadget. Aturan ini dibuat karena pemerintah menyadari parahnya kecanduan gadget yang dialami anak-anak di tanah air. “Kecanduan ini dianggap jadi salah satu hal yang berpotensi menghambat perkembangan anak menuju puncak bonus demografi pada 2030,” katanya.

Hal senada diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Ia mengungkapkan, saat ini gadget kerap menjadi hal yang sulit dijauhkan dari anak-anak. Oleh karena itu, dibutuhkan pendamping dan batasan untuk mengawasi penggunaan gadget supaya anak tidak kecanduan. ”Contohnya seperti ini, selama pelajaran di kelas nanti tidak diperbolehkan pakai gadget. Nanti jika ada yang penting, (orang tua siswa, red) bisa telepon ke gurunya. Itu salah satu contohnya,” katanya.

Meski begitu, Rudiantara tidak menjelaskan lebih rinci seperti apa

rancangan aturan tersebut. Ia tidak menyebutkan kapan target aturan tersebut akan diberlakukan. ”Masih digodok (pembahasan, red). Gadget itu mungkin akan dibatasi sampai (usia) berapa tahun, tapi bukan berarti tidak boleh sama sekali,” ujarnya.

 

Baca Juga :