FUNGSI PENDIDIKAN

FUNGSI PENDIDIKAN

FUNGSI PENDIDIKAN

FUNGSI PENDIDIKAN

Banyak sekali fungsi pendidikan bagi kehidupan manusia, baik itu kehidupan sehari-hari maupun untuk kemajuan bangsa. Dari sekian banyak fungsi pendidikan tersebut, salah satu yang utama adalah untuk mengembangkan kemampuan, karakter, kepribadian dan perilaku seseorang atau manusia untuk menjadi lebih beradab dan bermartabat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mematuhi aturan serta norma dan hukum yang berlaku.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat utama, hal ini dapat diartikan bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Pendidikan dapat membuat seseorang atau manusia lenih mudah untuk dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dalam menjalani hidup, seperti sandang, pangan dan papan.

Karena itu, tidak heran mengapa fungsi pendidikan sangat penting sekali bagi kelangsungan hidup manusia di muka bumi ini. Untuk itu, pemerintah juga mendukung upaya untuk membuat program khusus pendidikan agar hal ini dapat dirasakan secara merata bagi semua warga atau penduuduk generasi bangsa.

Untuk itu pemerintah Indonesia tidak tanggung-tanggung dalam menggelontorkan dana untuk melakukan program pendidikan secara merata. Sekitar 20 persen dari total APBN digelontorkan pemerintah untuk mendukung program tersebut. Hal ini berkaca bahwa pendidikan merupakan modal utama suatu bangsa besar, maju dan bersaing dengan bangsa lainnya.

Fungsi pendidikan menurut kurikulum pendidikan terbaru tahun 2013 terbagi menjadi beberapa poin. Dalam kurikulum tersebut, pendidikan akan difokuskan kepada tiga fungsi pokok dimana ketiga fungsi tersebut diantara. Fungsi sebagai penegak nilai, fungsi sebagai sarana mengembangkan masyarakat, dan fungsi untuk mengembangkan potensi manusia.

  1. Fungsi pendidikan sebagai penegak nilai, adalah dapat diartikan bahwa sebuah pendidikan memiliki peran yang sangat penting yang berkaitan dengan nilai-nilai yang ada pada masyarakat, hal ini dimaksudkan untuk memelihara dan menjaga kelestarian nilai-nilai luhur di dalamnya.
  2. Fungsi pendidikan sebagai sarana pengembangan masyarakat, adalah pendidikan digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan kualitas pada masyarakat, dalam hal ini berkaitan peran serta pendidikan dalam meningkatkan mutu dan kualitas ilmu yang dimiliki oleh masyarakat luas.
  3. Fungsi pendidikan sebagai upaya pengembangan potensi manusia, pendidikan diharapkan mampu menciptakan generasi penerus bangsa yang selalu siap dan tanggap dengan tantangan kehidupan mendatang.

Pendidikan merupakan sangat modal yang memadai, yang tentu telah dimiliki oleh setiap warga masyarakat atau manusia. Dengan ini diharapkan muncul generasi tangguh dengan intelektualitas yang tinggi.

Selain fungsi diatas terdapat juga fungsi lain pendidikan untuk masyarakat luas, terdapat empat fungsi pendidikan, yakni sosialisasi, integrasi sosial, penempatan sosial dan inovasi sosial. Keempat fungsi ini juga berperan sangat vital bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasan keempat fungsi tersebut.

  1. Sosialisasi adalah sebuah proses untuk mempelajari nilai dan norma yang berlaku di suatu wilayah tertentu. Insitusi sosial seperti keluarga dan sekolah berfungsi untuk menjalangkan fungsi ini.

Contohnya, kita mengingingkan anak agar untuk tidak memukul orang tua ketika dimarahi, maka sekolah melalui para guru akan mengajarkan kepara murid (anak) untuk tidak melakukan itu.

  1. Integrasi sosial adalah proses untuk mengikuti atau ikut meyakini nilai-nilai yang telah diyakini oleh individu atau sebuah kelompok dalam suatu masayrakat. Hal ini dilakukn agar masyarakat dapat bekerja sebagaimana mestinya, tanpa muncul konflik yang merugikan kehidupan sosial, maka individu-individu tersebut harus dapat mengikuti nilai-nilai yang telah diyakini bersama.
  2. Penempatan sosial berkaitan dengan seseorang atau anak didik yang telah menjalani proses pendidikan identifikasi mengenai kepribadian, karakter, ketrampilan dan keahliannya. Proses identifikasi tersebut menentukan penempatan posisi sosial seseorang tersebut nantinya.

Contohnya, seseorang yang belajar mengenai ilmu kedokteran, maka penempatan yang sesuai untuk dia adalah ditempatkan pada institusi kesehatan masyarakat. Keempat, inovasi sosial sebagai fungsi pendidikan terkait sangat erat dengan segala macam penemuan-penmuan baru di berbagai bidang yang mempengaruhi kehidupan sosial.

Seseorang tidak dapat berharap penemuan tersebut dapat mengubah dunia dalam skala kecil maupun besar, apabila penemuan tersebut tidak melalui proses pendidikan terlebih dahulu. Contoh, seorang intelektual tidak akan menciptakan suatu ideologis sebelum ia membaca banyak buku mengenai hal itu.


Baca Juga :