Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Penulis: bertuah

Umum

pendekatan normatif hukum

Pendekatan normatif

Kajian terhadap Islam pada garis besarnya dapat dibagi menjadi pengkajian dengan pendekatan normatif dan pengkajian dengan pendekatan non-normatif. Yang terakhir ini dapat berupa pengkajian historis, sosiologis, antropologis, filosofis dan sebagainya yang secara bebas mengamati dan menganalisis gejala keislaman.
Pengkajian dengan pendekatan normatif berusaha untuk menemukan, memahami dan menjelaskan norma-norma yang semestinya dipakai sebagai pedoman oleh seorang Muslim dan aturan-aturan keagamaan yang semestinya dijalankan. Kajian ini melihat Islam sebagai suatu ajaran yang mutlak, kebenarannya tidak terikat dengan ruang atau waktu. Ajaran ini diyakini sebagai bimbingan dari Allah untuk umat manusia, yang tidak boleh dipersoalkan kebenarannya. Yang tinggal bagi orang yang percaya adalah mengamalkannya dengan sesetia mungkin.
Pendekatan normatif terhadap Islam didasari pada anggapan bahwa Allah menurunkan aturan-aturan untuk dijadikan pedoman bagi orang yang percaya. Aturan-aturan itu disampaikan melalui wahyu (al-Qur’an) yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad dengan sabda beliau, perbuatan dan penetapannya. Yang terakhir ini (yang disebut taqrîr) adalah persetujuan beliau atas usulan atau praktik Sahabat beliau. Sabda, perbuatan dan penetapan beliau itu—kadang-kadang ditambah dengan rangkaian nama orang-orang yang menjadi sandaran dalam periwayatan (sanad) dan informasi ringkas mengenai beberapa hal yang dianggap penting oleh periwayat—dikumpulkan dalam literatur yang disebut hadîts.[1] Dengan pendekatan normatif, pengkaji berusaha untuk menangkap pesan-pesan Allah dalam firman-Nya dan penjelasan yang diberikan melalui sunnah[2] Nabi-Nya.

Ilmu kalam: mempertahankan iman dengan dalil rasional

Fiqh: titah Allah yang berkenaan dengan perbuatan manusia yang dibebani hukum/kewajiban.
Akhlak : aturan baik buruk yang berkenaan dengan perilaku manusia.
Pada umumnya kajian dalam ketiga ilmu ini menggunakan pendekatan normatif.
Ilmu bahasa, terutama mengenai seluk beluk bahasa Arab, merupakan penolong yang sangat penting dalam pendekatan ini, karena kedua sumber Islam di atas tersusun dalam bahasa Arab. Demikian juga pengetahuan-pengetahuan teknis seperti cara menyimpulkan, menyelesaikan pernyataan-pernyataan yang berbeda-beda atau bahkan bertentangan dalam al-Qur’an dan al-Sunnah dan memilih di antara kemungkinan-kemungkinan makna yang tersedia.
Ciri umum dari kajian ini adalah Kurang memperhatikan kesejarahan teks, yakni bagaimana teks—termasuk teks kitab suci—lahir dalam kaitan dengan suasana tertentu dalam waktu tertentu dan di tempat tertentu. Kesadaran mengenai kaitan setiap teks dengan suasana tertentu ini sudah sejak lama ada dengan bukti munculnya riwayat mengenai sabab nuzûl ayat-ayat al-Qur’an dan sabab al-wurûd hadis. Sabab nuzûl dimaknai sebagai riwayat mengenai kejadian atau suasana tertentu yang ada menjelang atau berkaitan dengan turunnya ayat tertentu dari al-Qur’an. Sumber-sumber Islam yang pokok itu dianggap lepas dari ruang dan waktu
الثوابت والمتغيرات ( yang tepat tidak berubah dan yang boleh berubah)
Ciri pendekatan normatif terhadap Islam:
· Berangkat dari teks dengan metode deduktif, tidak mau berangkat dari konsep yang dikembangkan pada realitas historis kehidupan manusia
· Terkungkung pada tradisi keislaman; tidak terbuka terhadap temuan-temuan baru dalam ilmu pengetahuan, kecuali jika ada mendukung kebenaran ajaran
· Mengklaim kebenaran ajaran.
· Tidak kritis.
· Tidak sensitif terhadap persoalan nyata yang dihadapi umat; problem umat dianggap muncul karena ketidaksetiaan mereka kepada ajaran Islam.


Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Umum

aspek-aspek sasaran studi islam

PENDEKATAN-PENDEKATAN DALAM KAJIAN ISLAM

Islam dalam kenyataan historis terdiri dari beberapa hal:

1. Sumber-sumber ajaran. Secara ijmak al-Qur’an (Alquran, Quran) diakui sebagai sumber utama dan al-Sunnah (Sunnah Nabi, al-Hadīts, Hadis) sumber kedua. Sumber ketiga dan seterusnya tidak sepenuhnya disepakati, seperti ijmā’ (ijmak, konsensus), ‘urf (kebiasaan baik yang berlaku pada masyarakat Muslim) dan ra’y (penalaran). Mengenai ijmak, perbedaan pendapat berkenaan dengan apakah itu merupakan sumber atau metode. Jika sumber, ijmak siapa yang mesti diambil? Ijmak para Sahabat Nabi Muhammad saw., ijmak para ulama, atau ijmak umat? Kalau ijmak para Sahabat, apa yang diambil dari situ: metodenya, isinya atau kedua-duanya? Kalau ijmak para ulama, bagaimana caranya, sejauh mana hasilnya mengikat kaum Muslimin, apakah orang yang berada jauh dari segi ruang dan waktu boleh menyelisihinya atau membuat ijmak sendiri? Kalau ijmak umat, bagaimana caranya, keabsahannya dst.
Mengenai kemungkinan ijmak menjadi metode, penjelasannya adalah: di dalam Islam tidak ada otoritas (pihak yang berwenang) untuk menentukan bahwa hukum ini berlaku atau tidak berlaku pada umat Islam. Yang ada secara pasti dan tidak diperdebatkan adalah al-Qur’an sebagai sumber, sementara pemahaman terhadapnya bisa sangat bervariasi. Dari sebuah ayat yang sama dapat dipahami pengertian yang berbeda. Ayat: وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ [الصافات: 96], (sedangkan Allah menciptakan kalian dan misalnya, dipahami oleh kaum Asy’ariah sebagai pernyataan bahwa manusia dan perbuatannya diciptakan oleh Allah, sementara kaum Mu’tazilah tidak. Bagi kaum Asy’ariah kata مَا تَعْمَلُونَ dipahami sebagai “apa yang kalian lakukan”, sedangkan bagi kaum Mu’tasilah kata ini berarti “[bahan dari] apa yang kalian buat” yakni patung. Ayat ini merupakan argumen yang diajukan oleh Nabi Ibrahim kepada kaumnya ketika beliau mereka persalahkan karena telah menghancurkan patung-patung yang mereka sembah. Beliau lalu berkata, “Apakah kalian menyembah patung-patung yang kalian pahat ini, sedangkan Allah menciptakan kalian dan apa yang kalian buat?” Jadi beliau mempersalahkan mereka karena telah menyembah patung yang kedudukannya sama (atau bahkan lebih rendah), yakni patung yang juga diciptakan.
Adat kebiasaan yang berlaku pada kaum Muslimin juga begitu. Kapan ia menjadi sumber hukum mengapa ia menjadi sumber hukum? Kalau ada bagian-bagiannya yang berbeda atau bertentangan dengan ajaran Islam yang dirumuskan di tempat dan waktu lain, apakah ia dapat dijadikan sumber?
2. Norma-norma, yakni aturan-aturan yang mengikat pemeluknya, menjadi panduan, tatanan dan pengendali tingkah laku yang berlaku dan berterima. Bahwa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup adalah baik, sedangkan mencuri tidak baik. Bahwa giat belajar adalah baik, sedangkan malas belajar dan mencontek sewaktu ujian adalah tidak baik. Bahwa menolong orang lain yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya adalah baik, sedangkan membiarkannya tak tertolong adalah tidak baik. Demikian seterusnya. Ada perbuatan yang wajib dilakukan, ada yang dianjurkan (sunat), ada yang dibebaskan tanpa anjuran atau larangan (mubah), ada yang tidak dianjurkan (makruh) dan ada yang tidak boleh dilakukan (haram).
3. Rumusan ajaran: akidah, fiqih dan akhlaq. Untuk memudahkan pemeluk Islam mengerti ajaran agamanya, para ulama merumuskan ajaran-ajaran Islam dalam tiga jenis literatur atau buku ajaran. Rumusan akidah ditemukan dalam buku-buku akidah, ilmu kalam, ilmu tauhid atau ushuluddin, rumusan mengenai kewajiban-kewajiban keagamaan dan larangan-larangannya ditemukan dalam buku-buku fiqih, buku-buku peribadatan yang bersifat umum atau buku-buku khusus seperti pesalatan, tuntunan salat, tuntunan puasa, tuntunan berniaga dan tuntunan berhaji. Rumusan tentang tata perilaku dan disiplin diri terdapat dalam buku-buku akhlaq dan buku-buku adab.
4. Umat yang melaksanakan ajaran. Islam juga dipahami sebagai kumpulan orang-orang menganut ajaran Islam yang disebut umat Islam atau kaum Muslimin. Perilaku dan keadaan mereka selalu dipandang sebagai cermin dari Islam dalam kehidupan nyata, untuk yang baik maupun yang buruk. Akhir-akhir ini Islam diidentikkan dengan kekerasan, kebodohan dan kemudahan diprovokasi untuk melakukan perbuatan tidak tertib atau pengrusakan. Ini terjadi karena ada cukup banyak orang beragama Islam yang melakukan tindakan-tindakan itu, walaupun sebenarnya itu semua bertentangan dengan ajaran Islam.


Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Tak Berkategori

Depresi dan Bunuh Diri

Depresi dan Bunuh DiriDepresi dan Bunuh Diri

Remaja dan orang dewasa lebih berpotensi untuk terkena depresi mayor dibanding anak anak, terutama pada usia 12 -15 y.o, dan remaja putri yang beranjak dewasa cenderung memiliki mood depresif lebih tinggi dari pada remaja laki laki. Akibatnya, remaja perempuan mengalami akumulasi perubahan dan pengalaman hidup pada tahun tahun sekolah menengah atas yang dapat meningkatkan depresi. Diantara yang dapat meningkatkan mood depresif remaja adalah :

  • Faktor keluarga yang tidak harmonis
  • Pertemanan sebaya
  • Lingkungan yang tidak kondusif

Sementara salah satu dampak dari depresi tersebut adalah bunuh diri, beberapa tahun terakhir fenomena bunuh diri merepukan salah satu penyebeb kematian paling tinggi di Amerika dan dibeberapa negara di Asia,diantara faktor yang mendorong mereka untuk bunuh diri selain akibat depresi itu sendiri diantaranya adalah rasa putus asa, rendah diri, rasa menyalahkan diri sendiri, rasa menjadi beban terhadap orang lain juga rasa kecewa terhadap kehidupan, cenderung lebih memiliki dorongan yang kuat untuk bunuh diri.

Untuk mengurangi tingkat depresi pada remaja , diantaranya dengan memberikan terapi kognitif, dengan mengingatkan mereka akan kemampuannya untuk bertahan hidup, mengkondisikan keadaan lingkungan agar sesuai dengan suhu psikologis anak, serta menjadi teman berbagi untuk remaja tersebut. Selain itu  berikut adalah beberapa program yang dapat menekan masalah remaja .

 

Tak Berkategori

Masalah Psikologi dan Sosio-Emosional Pada Remaja

Masalah Psikologi dan Sosio-Emosional Pada RemajaMasalah Psikologi dan Sosio-Emosional Pada Remaja

  1. Penyimpangan Remaja

Mussen dkk, mendefinisikan penyimpangan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun, jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. Hurlock (1973) juga menyatakan penyimpangan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja, dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara.

Menurut Kartono (2003), bentuk-bentuk perilaku penyimpangan remaja dibagi

menjadi empat, yaitu :

  1. penyimpangan terisolir (Delinkuensi terisolir)

Kelompok ini merupakan jumlah terbesar dari remaja nakal. Pada umumnya mereka tidak menderita kerusakan psikologis.

  1. Penyimpangan neurotik (Delinkuensi neurotik)

Remaja nakal tipe ini menderita gangguan kejiwaan yang cukup serius, antara lain berupa kecemasan, merasa selalu tidak aman, merasa bersalah dan berdosa dan lain sebagainya.

  1. Penyimpangan psikotik (Delinkuensi psikopatik)

Delinkuensi psikopatik ini sedikit jumlahnya, akan tetapi dilihat dari kepentingan umum dan segi keamanan, mereka merupakan oknum criminal yang paling berbahaya.

  1. Penyimpangan defek moral (Delinkuensi defek moral)

Defek (defect, defectus) artinya rusak, tidak lengkap, salah, cedera, cacat, kurang.

Faktor-faktor penyimpangan remaja menurut Santrock, lebih rinci dijelaskan sebagai berikut

  1. Identitas

Menurut teori perkembangan yang dikemukakan oleh Erikson (Santrock, 1996) masa remaja ada pada tahap di mana krisis identitas versus difusi identitas harus di atasi.

  1. Kontrol diri

Kenakalan remaja juga dapat digambarkan sebagai kegagalan untuk mengembangkan kontrol diri yang cukup dalam hal tingkah laku.

  1. Usia

Munculnya tingkah laku anti sosial di usia dini berhubungan dengan penyerangan serius nantinya di masa remaja, namun demikian tidak semua anak yang bertingkah laku seperti ini nantinya akan menjadi pelaku kenakalan

 

Sumber :

http://rahmad.blog.unismuhpalu.ac.id/jasa-penulis-artikel/

 

Tak Berkategori

Hubungan Teman Sebaya yang Penting pada Masa Remaja

Hubungan Teman Sebaya yang Penting pada Masa RemajaHubungan Teman Sebaya yang Penting pada Masa Remaja

  1. Pertemanan

Pada kebanyakan anak, menjadi populer diantara teman sebaya mereka adalah motivator yang sangat kuat. Bagimanapun remaja lebih memilih untuk memiliki pertemanan yang lebih intens dengan sejumlah anak sebayanya. Dalam usia remaja, individu cenderung lebih mempercayai teman daripada orangtuanya, bahkan akan ada suatu keadaan dimana remaja memusuhi orangtuanya karena membela temannya.

Menurut Harry Stack Sullivan, teman menjadi sangat penting dalam memenuhi kebutuhan sosial remaja. Secara khusus Sullivan berpendapat bahwa kebutuhan akan keintiman semakin intensif selama masa remaja awal, memotivasi remaja untuk mencari teman dekat, jika remaja gagal menjalin pertemanan dekat, mereka mengalami kesepian dan rasa penghargaannya terhadap diri akan berkurang.

Fase ini sangat memerlukan bimbingan orang tua, karena bagi remaja yang belum memiliki kepastian identita sosial yang menjadi sangat patuh pada teman sebayanya karena menganggap mereka memilki kedudukan yang lebih tinggi dari pada dirinya, sehingga mengarahkan dirinya sendiri menjadi korban bullying, terlebih jika remaja itu sudah terlibat dalam suatu perkumpulan.

  1. Kencan

Ada tiga tahap yang menandai perkembangan hubungan romantis pada masa remaja, yaitu :

  • Ketertarikan terhadap hubungan romantis (11 – 13 y.o), hal ini dipicu oleh pubertas, dimana anak menjadi sangat tertarik dengan hubungan percintaan dan mulai menyukai obrolan dengan lawan jenis.
  • Mengeksplor hubungan romantis (14 – 16 y.o), pada tahap ini individu mulai melakukan hubungan romantis yang disebut kencan.
  • Menguatkan ikatan pasangan romantis (17 – 19 y.o), diusia ketika masa sekolah menengah ahir hungun romantis mulai beranjak serius dan mendekati hubungan romantis dewasa.

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/jasa-penulis-artikel/

 

Umum

bil hikmah adalah

bil hikmah adalah

Sejak kecil hingga dewasa Muhammad saw tidak pernah menyembah berhala dan tidak pernah pula makan daging hewan yang disembelih untuk berhala-berhala. Ia sangat benci dan menjauhkan diri dari praktik-praktik kemusyrikan. Setelah menerima wahyu yang memerintahkan untuk berdakwah kepada kaumnya, mulailah Nabi Muhammad saw menyeru mereka untuk mengesakan Allah swt dan mengajak mereka untuk meninggalkan semua perilaku musyrik.
Secara garis besar substansi ajaran Islam yang didakwahkan oleh Rasulullah saw diawal kenabiannya adalah sebagai berikut:

a. Keesaan Allah swt.

Islam mengajarkan bahwa Allah swt adalah pencipta dan pemelihara alam semesta serta tempat bergantung bagi semua hambanya. Oleh karena itu umat manusia harus beribadah dan hanya menghambakan diri kepada Allah swt. Perbuatan menyekutukan Allah dengan yang lain hukumnya haram dan pelakunya mendapatkan dosa yang paling besar.
b. Hari kiamat sebagai hari pembalasan.
Kematian akan dialami oleh setiap manusia yang bernyawa. Tetapi hal tersebut bukan merupakan akhir dari segalanya. Justru merupakan awal bagi kehidupan yang panjang yakni kehidupan di alam kubur dan di alam akhirat. Adanya hari akhir merupakan peringatan bahwa kehidupan di dunia ini pun memiliki penghabisan.
c. Kesucian jiwa.
Islam menyeru umat manusia untuk senantiasa berusaha menyucikan jiwa dan tidak boleh mengotorinya. Karena tujuan Rasulullah saw diutus oleh Allah swt tiada lain dan tiada bukan ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia.
d. Persaudaraan dan persatuan
Persaudaraan memiliki hubungan erat dengan persatuan. Sebab Islam mengajarkan bahwa sesama orang beriman adalah bersaudara. Mereka dituntut untuk saling mengasihi dan menyayangi dibawa naungan ridha ilahi.
Dalam memulai tugasnya menyiarkan agama Islam di Makkah, pada mulanya Rasulullah saw berdakwah secara sembunyi-sembunyi terhadap keluarganya yang tinggal dalam satu rumah serta mengajak sahabat-sahabatnya yang terdekat. Rasulullah mengajak seorang demi seorang agar meninggalkan agama berhala dan hanya menyembah Allah swt. Beliau aktif memberikan pelajaran, bimbingan, dan pencerahan kepada para pengikutnya di tempat tersembunyi yaitu di rumah Arqam bin Abil Arqam.
Abu bakar merupakan orang yang sangat berjasa membantu jalannya seruan dan dakwah Rasululllah saw. Melalui perantaraanya banyak orang memeluk Islam, antara lain Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqqash, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, Abu Ubaidah bin Jarrah, Arqam bin Abil Arqam, Fatimah binti Khattab beserta suaminya Said bin Zaid al-Adawi. Selain itu ada pula Khadijah binti Khuwailid (istri Rasulullah saw), Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, dan beberapa orang penduduk Makkah lainnya. Mereka kemudian bergelar Assabiqunal Awwalun yaitu orang-orang yang pertama memeluk agama Islam.
Setelah tiga tahun lamanya berdakwah dengan strategi sembunyi-sembunyi (da’watul afrad), Rasulullah saw mengubah strategi dakwahnya secara terbuka dan terang-terangan. Hal ini disebabkan oleh adanya perintah Allah yang turun dalam QS. Al-Hijr ayat 94. Dengan mengundang kerabatnya dari kabilah Bani Hasyim untuk menghadiri jamuan makan, Rasulullah saw mengajak mereka agar masuk Islam. Selain itu, beliau juga mengumpulkan penduduk Mekkah terutama yang bertempat tinggal disekitar Kakbah untuk berkumpul di bukit Shafa. Disana Rasulullah saw menyeru mereka untuk meninggalkan agama nenek moyangnya dan hanya mengesakan Allah swt saja.

baca juga:

Umum

apa isi perjanjian aqabah 2

apa isi perjanjian aqabah 2

KONDISI MASYARAKAT ARAB PRA-ISLAM

Bangsa Arab adalah penduduk asli Jazirah Arab. Letaknya dibagian barat daya Asia dan sebagian besar wilayahnya terdiri dari hamparan padang pasir. Oleh sebab itu iklimnya termasuk salah satu yang paling panas dan paling kering di muka bumi. Bangsa Arab adalah bangsa yang plural dengan berbagai suku, keyakinan (agama), dan kelompok-kelompok sosial yang dimiliki.
Jazirah Arab terbagi menjadi lima bagian yaitu Hijaz, Yaman, Najed, Tihamah dan Yamamah. Kota Mekkah dan Madinah termasuk kedalam bagian Hijaz. Kekuasaan atas tanah Arab juga dikuasai oleh suku Quraisy yang terdiri dari 10 golongan, yaitu Bani Adi, Bani Hushaish, Bani Yaqtah, Bani Taim, Bani Qushai, Bani Thalhah, Bani Abdul Muthalib, Bani Naufal, Bani Harb bin A Syamsin, dan Bani Harb bin Sufwan. Masing-masing dari bani-bani tersebut menduduki kelompok sosial bangsawan dan rakyat biasa. Bani-bani tersebut merupakan organisasi keluarga besar yang hubungan antar anggotanya diikat oleh pertalian darah (nasab). Namun terkadang ada kalanya hubungan seseorang dengan baninya didasarkan pada ikatan perkawinan, suaka politik, atau sumpah setia. Diluar daripada itu, selain dihuni oleh suku Quraisy tanah Arab pun juga dihuni oleh orang-orang Yahudi, Nasrani, Majusi dan yang tidak beragama.
Kondisi geografis sudah barang tentu sangat mempengaruhi pembentukan sifat, perangai, watak, dan tabiat bangsa Arab. Keadaan gurun pasir yang gersang dan keras membuat mereka bersikap kasar, agresif, berwatak keras kepala, bertingkah laku yang keji, serta suka berperang dan merampas.
Bangsa Arab dulunya mengikuti ajaran tauhid yang dibawa oleh Nabi Ibrahim as. Namun lama-kelamaan berganti dengan agama buatan sendiri akibat prasangka-prasangka, angan-angan dan khayalan. Pluralisme yang ada ditengah-tengah bangsa Arab pra-Islam merupakan persoalan yang paling krusial yang menyebabkan hilangnya ajaran tauhid Nabi Ibrahim as di kehidupan mereka. Krisis akhlak melanda masyarakatnya. Akibatnya mereka kehilangan moral sehingga berada dalam zaman yang disebut sebagai zaman jahiliyah atau zaman kebodohan. Perbuatan-perbuatan maksiat dan mungkar merupakan hal yang sangat lazim mereka lakukan pada saat itu, seperti menyembah berhala, mengonsumsi khamr, suka berjudi, mencuri, merampok, berkelahi dan berperang, membunuh bayi perempuan yang baru lahir, memandang rendah martabat perempuan, memberlakukan hukum rimba, mempercayai ramalan, jimat, dan lain-lain.
Pada mulanya berhala masuk ke kota Makkah dibawa oleh seorang raja Makkah pada saat itu yaitu Amru bin Luhay. Ia membawa Hubal dan menempatkannya didalam Kakbah. Kemudian menyeru orang-orang untuk menyekutukan Allah swt. Masyarakat pun mengikutinya karena menganggap hal tersebut sebagai suatu kebaikan. Salah satu berhala mereka yang tertua adalah Manat yang ditempatkan di tepi pantai daerah Qudaid. Semua orang Arab menghormatinya, namun suku Auz dan Khazraj lah yang paling menghormatinya melebihi yang lainnya. Mereka juga menempatkan Latta di Thaif dan Uzza di lembah Nakhlah. Ketiga berhala inilah berhala mereka yang terbesar. Kemudian kemusyrikan semakin menjadi-jadi dan berhala pun semakin banyak disetiap bagian di bumi Hijaz.
Akan tetapi, betapapun negatifnya sifat-sifat yang dimiliki masyarakat Arab pra Islam itu, sebagai manusia mereka tentunya memiliki juga sifat-sifat yang positif, yaitu membela marwah, harga diri, martabat, kehormatan, kemerdekaan dan kebebasan mereka apabila diganggu atau dirampas orang lain, menghormati dan menghargai tamu, memotong tangan pencuri, mengafani mayat sebeum dimakamkan, berpuasa pada hari-hari tertentu (misalnya hari Asyura)[6], berani berkorban untuk membela sesuatu yang mereka yakini benar serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip persamaan dan demokrasi.

Sumber: https://belantaraindonesia.org/

 

Umum

jelaskan apa yang dimaksud dengan masyumi

jelaskan apa yang dimaksud dengan masyumi

Masjkur memiliki kepribadian yang baik. Sejak kecil ia sudah diajarkan kedua orang tuanya untuk hidup apa adanya dan bertanggung jawab sebagai seorang laki-laki. Bahkan pada saat orang tuanya sudah meninggal, Masjkur diberikan tanggung jawab yang besar, yaitu mengasuh, membesarkan dan menikahkan adik-adiknya. Tanggung jawab itu ia emban sendiri. Baginya, tanggung jawab kedua orang tuanya dulu adalah tanggung jawabnya sekarang untuk merawat adik-adiknya.
Masjkur adalah orang yang senang membantu satu sama lain, ramah terhadap orang disekitarnya. Pada saat ia dimasukkan ke pesantren oleh ayahnya, ia dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan dan teman-temannya yang baru. Hingga tidak heran jika ia dapat beradaptasi dengan baik walaupun ia sudah berpindah-pindah pesantren. Selain mendapatkan pengajaran yang baik dari kedua orang tuanya, Masjkur juga memiliki sikap yang baik karena mendapatkan didikan dari pesantren. Walaupun setiap pesantren memiliki cara masing-masing untuk mendidik para santrinya, Masjkur tetap bisa mengikuti apapun peraturan yang ada di pondok pesantren. Seperti ayahnya dulu, Masjkur juga termasuk anak yang rajin, cerdas dan tekun serta suka menolong sesama temannya. Bahkan pada saat ia menjadi seorang santri, ia memiliki banyak teman dan sering kali melakukan diskusi mengenai kehidupan mereka. Umumnya, para santri dating dari kalangan keluarga yang menderita akibat penjajahan Belanda.

3. Peran K.H Masjkur dalam Barisan Sabilillah

Salah satu tokoh Nahdhatul Ulama yang layak disematkan gelar pahlawan adalah K.H Masjkur. K.H Masjkur pernah menjadi Mentri Agama RI yang ikut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dari tangan para penjajah. Perjuangan ulama yang lahir di Singosari Malang tahun 1900 M / 1315 H ini telah dirintis sejak usia muda di bidang Pendidikan, dengan mendirikan pesantren Misbahul Wathan. Tetapi, sebelum mendirikan pesantren dan terjun langsung ke masyarakat, Masjkur muda telah mempersiapkan diri dengan menuntut ilmu dari beberapa pesantren dengan berbagai konsentrasi keilmuwan, antara lain Pesantren Kresek di Batu, Pesantren Bungkuk Malang, Pesantren Sono Bundaran Sidoarjo dan Pesantren Siwalan Sidoarjo.
Setelah itu, Masjkur ke pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Masjkur menimba ilmu hadits dan tafsir dari Kiai Hasyim Asy’ari. Selain itu, Masjkur juga pernah berguru kepada Syaikhona Khalil Bangkalan Madura. Jadi, lengkap sudah bekal awal Masjkur untuk menjadi calon ulama dan pemimpin masyarakat. Selain itu, Masjkur juga sempat menjadi santri di Pesantren Jamsaren Surakarta dibawah asuhan K.H Idris, seorang Kiai keturunan pasukan Pangeran Diponegoro. Di pesantren ini, ia bertemu dengan teman-temannya yang kemudia menjadi ulama dan pemimpin umat di daerahnya masing-masing.


Sumber: https://robinschone.com/

 

PerikananPerternakan

Cara Budidaya Ikan Nilem Air Tawar Dengan Prospek Bagus! Menguntungkan

Cara Budidaya Ikan Nilem Air Tawar Dengan Prospek Bagus! Menguntungkan

Cara Budidaya Gurami

Cara Budidaya Ikan Nilem Air Tawar – Mungkin saja sedikit asing ikan nilem ini pada telinga kita, lantaran nilem memanglah belum cukup mempunyai nama. Budidaya nilem sekarang ini baru berlangsung di daerah Tasikmalaya. Tetapi dengan terasa sangatlah gurih ini, juga bakal menyusul pembudidayaan di daerah yang lain. Cara budidaya nilem itu termasuk cukup rumit hingga tak kebanyakan orang dapat mengerjakannya. Ikan ini adalah satu diantara ikan sehat, lantaran pakan yang dimakannya tidaklah pakan datang dari pelet hingga tidak memiliki kandungan bahan kimia. Mengenai pakan dikonsumsinya ini diantaranya yaitu zoo plankton, phito dan ganggang.
cara budidaya ikan nilem dan prospek
Ikan nilem adalah mempunyai ketahanan cukup kuat serta berdaging. Tidak cuman dapat dikonsumsi demikian saja, dapat juga di buat juga sebagai abon, pepes, dendeng dan lain. Cara budi daya nilem memanglah belum berlangsung dengan cara luas, tetapi sekarang ini nilem sudah sukses di ekspor ke luar negeri seperti ke negara Malaysia, Hongkong, Singapura dan Taiwan. Cara budi daya nilem juga lewat beragam bagian sampai memperoleh ikan yang bagus. Tehnik beternak untuk ini bukan sekedar berpatok pada satu cara saja. Tetapi, terdapat banyak bisa dikerjakan tetapi dengan prasyarat perlu dipenuhi yakni tempat bersih dan aman serta dengan pemeliharaan yang baik. Mengenai langkah cara budi dayanya yaitu seperti berikut :

Siapkan lahan

Hal pertama yang perlu disediakan yaitu tempat. Mengenai tempat yang bagus untuk ini yaitu pada ketinggian 150 sampai 1000 m diatas permukaan air laut. Cara budidaya ikan nilem itu bakal lebih pas bila dikerjakan dalam suhu terjaga yakni 18 sampai 28 derajat celsius. Serta tempat dipakai untuk membudidayakan yaitu tempat yang mengalir terus-terusan. Anda dapat juga menyiapkan kolam juga sebagai tempat budidayanya. Cara umum budi daya ikan nilem yaitu dikerjakan didalam kolam. Kolam ini dikerjakan buat persiapan pembesaran. Akan tetapi, kolam ini mesti dikeringkan terlebih dulu sekurang-kurangnya dua Minggu dan taburi dengan kapur sejumlah 50 kg kira-kira. Dengan hal tersebut bakteri patogen ada dalam tanah bakal mati lantaran cara budi daya mesti dikerjakan pada tempat steril. Lalu isi dengan air, tetapi itu belum waktunya memasukkan benih pada kolam, tunggulah sekurang-kurangnya 3 hari untuk memasukkannya.

cara budidaya ikan nilem

Pemijahan serta indukan

Pemijahan atau perkawinan dan indukan dikerjakan pada tempat sendiri, mengenai cara budidaya yaitu dengan memasukkan satu induk jantan serta dua ekor betina telah siap untuk kawin. Anda dapat mencari tahu di artikel budidaya ikan nilem perihal tanda-tanda telah siap kawin. Dengan hal tersebut akan tidak salah dalam pilih indukan, dan pemijahan bakal sukses dengan berhasil.

Sealanjutnya Dapat Disimak Budidaya Budidaya Ikan Air Tawar Dengan Prospek Bagus Masa kini!

Cara budidaya ikan air tawar paling menguntungkan dapat jadi satu diantara kesempatan usaha yang mengundang selera untuk Anda berwira usaha. Usaha cara budidaya ikan air tawar itu memanglah makin hari semakin makin di cari lantaran memanglah telah beberapa orang membuktikannya bahwa usaha itu dapat memperoleh banyak keuntungan. Meningkatnya cara budi daya air tawar sangatlah menguntungkan itu tidak lain disebabkan produksi perikanan hasil tangkapan makin alami penurunan lantaran terjadinya overfishing. Perihal ini pula mengakibatkan air laut semakin susah buat diperoleh. itu
Dengan makin sekurang-kurangnya produksi ikan tangkapan air laut bikin produksi ikan air tawar mesti ditingkatkan. Mengenai sebagian contoh cara budidaya ikan air tawar paling menguntungkan yaitu dengan membudidayakan sebagian ikan air tawar di Indonesia.

Ikan Budidaya Prospek Bagus Salah Satunya Ikan Lele

jenis ikan air tawar

Lele adalah sejenis bisa dibudidayakan untuk membuahkan keuntungan. Budidaya ikan air tawar membuahkan keuntungan untuk lele itu dapat Anda untuk jadikan rekomendasi. Lele adalah sejenis ikan air tawar dengan dagingnya memiliki tekstur lunak, bernilai murah dan durinya sedikit. Diluar itu, ikan lele termasuk juga tipe dari air tawar demikian efektif saat dibudidayakan. Mengenai rasio pakan untuk jadi daging pada lele bisa meraih rasio 1 : 1. Hal semacam itu bermakna bahwa buat pemberian pakan dengan 1 kg dapat membuahkan 1 kg dalam bertambahnya bobot lele itu.

Mas

jenis ikan air tawar dan nama saintifik

Tipe budidaya ikan air tawar paling menguntungkan selanjutnya yaitu dengan membudidayakan mas. Ikan yang satu ini termasuk juga budi daya paling menguntungkan untuk dibudidayakan. Ikan mas itu sangatlah pas bila di kembangkan pada lingkungan tropis, sama seperti dengan keadaan iklim di Indonesia. Mengenai suhu ideal untuk perkembangan mas itu seputar 23 hingga 30oC. Mengenai tempat pembudidayaan mas dapat dikerjakan lewat jaring terapung, kolam air deras serta kolam tanah. Hingga sistem pembudidayaan dari mas supaya siap buat dikonsumsi umumnya cukup mengonsumsi waktu sampai 4-5 bulan.

Nila

jenis ikan air tawar dan nama latinnya

Budidaya ikan air tawar paling menguntungkan selanjutnya yaitu dengan membudidayakan ikan nila. Nila mempunyai nama ilmiah Oreochromis niloticus termasuk juga tipe ikan air tawar dengan pemeliharaan sangatlah gampang serta tak demikian banyak penyakit mengganggu. Tidak cuma ini saja, sistem pembibitan dari nila ini dapat termasuk mudah. Di mana sepasang indukan saja bisa membuahkan sejumlah 250 hingga sejumlah 1000 butir telur anakannya.

Gurame

cara budidaya ikan patin di kolam terpal

Ikan yang juga sangatlah punya potensi untuk dibudidayakan yaitu gurame. Gurame sejenis  sangatlah popular serta banyak penggemarnya. Diluar itu, gurame itu dapat di jual dengan harga  lumayan mahal serta dapat disalurkan ke restoran-restoran spesifik. Gurame di Jawa Barat sendiri dapat di besarkan sampai memiliki ukuran 3 hingga 4 kg. Umumnya, dibudidayakan di ruang kolam pekarangan tempat tinggal. Walau demikian, berdasar pada ukurannya itu tidaklah ekonomis bila dikerjakan dengan intensif. Di mana gurame dapat di besarkan hingga ukuran ½ kg hingga 1 kg untuk setiap ekornya.

Ya, tersebut sebagian tipe cara budidaya ikan air tawar yang paling menguntungkan ada di Indonesia. Mudah-mudahan memberikan inspirasi Anda!

Baca Juga :

PerikananPerternakan

Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tembok Dan Keuntungan

Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tembok Dan Keuntungan

Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Kolam Tembok Dan Keuntungan – Ikan lele sangkuriang adalah satu diantara ikan yang dapat kita konsumsi sehari hari dengan rasa yang gurih dan enak. Walau banyak yang kurang senang bakal hadirnya ikan lele di meja makan, tetapi sebenarnya senantiasa laku manis di pasaran. Beberapa peternak lele sangkuriang memakai dua jenis kolam untuk membudidayakannya. Mengenai cara membudidayakan pertama dapat dikerjakan di kolam terpal atau yang ke dua yakni di kolam tembok. Cara budidaya di kolam tembok sekarang ini sudah banyak dikerjakan sesudah menimbang banyak hal. Mengenai keuntungan dapat diperoleh dengan membudidayakan memakai kolam tembok yaitu seperti berikut :

cara budidaya ikan lele dengan terpal

Bagian Cara Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

Tak adanya ketentuan luas kolam

Pembuatan kolam dengan tidak ada ketentuan tertentu membuatnya ideal perihal seberapa luas semestinya media yang di buat adalah satu diantara keuntungan. Hingga walau cara budidaya lele di media beton dengan tempat sempit lele terus dapat dipelihara dengan baik.

Perawatan Kolam Mudah

dan Lele adalah ikan yang sangatlah kuat, hingga ia bakal tahan pada beragam penyakit yang mungkin menderitanya. Dan perawatan bakal kolam lele sangkuriang yg tidak memerlukan perlakuan teristimewa ini adalah satu diantara keuntungan untuk para peternak mania. Cara budidaya di media tembok dengan ukuran media sangatlah luas sekalipun tidak membutuhkan perlakuan istimewa.

Awet Dan Tahan Lama

Lewat cara budidaya lele sangkuriang di media tembok, jadi media itu akan tidak cepat rusak serta awet sampai bertahun-tahun lamanya. Keuntungannya adalah bisa di pakai ber ulang ulang kali. Sedang pelihara dengan memakai media terpal bakal gampang sobek dan tak tahan lama.

cara budidaya ikan lele sistem bioflok

Lebih Aman

Cara budidaya sangkuriang di kolam tembok memanglah lebih aman bila dibanding dengan memakai media lain semisal kolam terpal. Lantaran media tembok tahan bakal kemungkinan longsor bisa terjadi saat hujan. Diluar itu bahan kuat terbuat dari tembok itu akan tidak gampang rusak terserang air hujan dan panas sinar matahari dengan cara berubah ubah.

Kwalitas Air Lebih Baik

Dengan memakai media tembok, jadi air di dalam akan tidak gampang berubah-ubah keasamannya. Dengan hal tersebut mutu serta kwalitas air bakal terus terbangun. Hal semacam ini sudah pasti tidak sama lewat cara budidaya ikan di media tanah, bakal gampang terserang longsor, dan air bakal gampang bercampur dengan longsoran tanah.

Penyusunan Lebih Mudah

Cara budidaya dan ternak sangkuriang di media tembok bakal lebih gampang di atur aliran airnya. Terkecuali dengan mengatur air, penyusunan pembagian dewasa serta anakan dapat juga dikerjakan dengan gampang. Hingga tak mengonsumsi saat lama untuk lakukan penyusunannya. Sekianlah keuntungan bertani lele lewat cara budidaya ikan di media tembok bila dibanding dengan memakai media lain seperti kolam tanah, atau terpal.

Berikut Trik Dan Tehnik Cara Ternak Atau Budidaya Yang Menguntungkan

Cara ternak dengan benar untuk memperoleh hasil panen maksimal. Untuk lakukan budi daya ikan lele memanglah sesungguhnya sangatlah gampang serta murah untuk dikerjakan. Tetapi, ada banyak orang yang belum seutuhnya mengerti bagaimanakah beternak bersama baik itu. Terdapat banyak panduan cara ternak sangkuriang benar supaya membuahkan hasil berkwalitas baik, di bawah ini :

cara budidaya ikan lele di kolam kecil

Persiapan Yang Mesti Anda Kerjakan

Bagian Persiapan Kolam

Dalam cara ternak atau budidaya itu, Anda mesti mempunyai konstruksi media budidaya yang baik dan pas, bersama perawatan intensif serta kwalitas air baik. Sesungguhnya dalam cara budi daya sangkuriang ini, ada beragam model kolam dapat dipakai untuk ternak sangkuriang itu, diantaranya terpal, tanah, permanen atau beton dan lain sebagainya.

Persiapan Bibit Ikan Lele

Langkah selanjutnya yaitu bersama menyiapkan bibit atau penentuan bibit untuk ternak lele berkwalitas untuk hasil panen juga maksimal. Anda baiknya pilih bibit bersama kwalitas tinggi. Mengenai langkahnya yaitu bersama meyakinkan itu tak cacat dan sehat bersama cara fisik, gerakannya lincah dan warnanya cerah. Sesudah pilih bibit, ada 2 hal  butuh Anda pikirkan di bawah ini :

  • Saat sebelum dikerjakan penebaran benih ikan lele pada tempat di sediakan. Terlebih dulu kerjakan langkah sterilisasi menggunakan KM4NO4. Larutan senyawa itu ditujukan buat sistem perendaman bibit untuk ternak ikan lele sangkuriang sampai 10 menit agar bebas pada beragam penyakit.
  • Saat yang baik untuk lakukan penebaran benih pada itu baiknya Anda kerjakan pada pagi ataupun di sore hari saat suhu hawa dalam keadaan normal. Langkahnya bersama memasukkan bersama cara perlahan-lahan pada kolam supaya lebih gampang buat menyesuaikan lebih dahulu.

Bagian Pemberian Pakan Ikan Lele

Cara ternak selanjutnya yaitu bersama pemberian pakan ternak untuk mempercepat sistem perkembangan pada dalam media budidaya. Mengenai pakan disarankan berbentuk pelet. Sesaat buat penambahan nutrisi ikan dapat dilengkapi bersama pakan penambahan berbentuk POC Nasa, Hormonic dan VIterna Plus. Seluruhnya product itu terdiri atas bahan alami bersama kandungan gizi tinggi buat menolong perkembangan ikan lele lebih cepat. Agar kolam dapat selalu stabil dan buat melindungi ekosistem ikan bersama pemberian pupuk organik padat spesial buat perikanan supaya menolong buat menetralisir tingkat pH, tingkatkan perkembangan plankton, serta untuk melindungi kwalitas air kolam. Anda bisa menyebarkan pupuk tadi secara teratur dalam satu minggu sekali.

Bagian Pemanenan Ikan Lele Sangkuriang

Cara ternak sangkuriang pada bagian pemanenan yang disebut langkah paling dinanti-nantikan oleh tiap-tiap peternak ikan. bagian pemanenan pada sangkuriang itu baiknya dikerjakan lewat penyurutan air kolam. Langkahnya bersama mempersiapkan bak kecil juga sebagai tempat untuk menyimpan ikan lele yang dipanen. Mengenai umumnya untuk lakukan cara ternak ikan lele sangkuriang, Anda memerlukan saat seputar 45-50 hari.