Berpegang teguhlah kepada Al Qur’an dan Al Hadist

Berpegang teguhlah kepada Al Qur'an dan Al Hadist

Berpegang teguhlah kepada Al Qur’an dan Al Hadist

Berpegang teguhlah kepada Al Qur'an dan Al Hadist
Berpegang teguhlah kepada Al Qur’an dan Al Hadist

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudaraku Muslim, terkadang kita disuguhi sebuah artikel dengan kata- kata yang indah seolah penuh hikmah hingga kita pun terenyuh dan tersentuh olehnya. Padahal kita tidak tahu apakah hal tersebut bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadist atau bersumber dari pemikiran seseorang. Bahkan artikel atau kata-kata mutiara tersebut itu terkadang justru menjadi panutan dan pedoman hidup kita, dan kita abaikan Al-Qur’an dan Al-Hadist yang semestinya menjadi panutan dan petunjuk jalan hidup kita.

Dalil

Perhatikan petunjuk berikut ini :

عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ قَالَ وَفَدْتُ مَعَ أَبِي إِلَى يَزِيدَ بْنِ مُعَاوِيَةَ بِحُوَّارَيْنَ حِينَ تُوُفِّيَ مُعَاوِيَةُ نُعَزِّيهِ وَنُهَنِّيهِ بِالْخِلَافَةِ فَإِذَا رَجُلٌ فِي مَسْجِدِهَا يَقُولُ أَلَا إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ تُرْفَعَ الْأَشْرَارُ وَتُوضَعَ الْأَخْيَارُ أَلَا إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَظْهَرَ الْقَوْلُ وَيُخْزَنَ الْعَمَلُ أَلَا إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ تُتْلَى الْمَثْنَاةُ فَلَا يُوجَدُ مَنْ يُغَيِّرُهَا قِيلَ لَهُ وَمَا الْمَثْنَاةُ قَالَ مَا اسْتُكْتِبَ مِنْ كِتَابٍ غَيْرِ الْقُرْآنِ فَعَلَيْكُمْ بِالْقُرْآنِ فَبِهِ هُدِيتُمْ وَبِهِ تُجْزَوْنَ وَعَنْهُ تُسْأَلُونَ فَلَمْ أَدْرِ مَنْ الرَّجُلُ فَحَدَّثْتُ بِذَا الْحَدِيثِ بَعْدَ ذَلِكَ بِحِمْصَ فَقَالَ لِي رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَوَ مَا تَعْرِفُهُ قُلْتُ لَا قَالَ ذَلِكَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو.رواه الدرمى ٥٧٦ كتاب المقدمة

Dari ‘Amr bin Qais ia berkata: ‘Aku datang bersama ayahku menghadap Yazid bin Mu’awiyah di Huwwarain ketika Mu’awiyah meninggal dan kami melayat serta mengucapkan selamat atas (pengangkatannya menjadi) khalifah. Tiba-tiba seseorang (yang berada) di masjidnya berkata: “Ketahuilah di antara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya orang-orang yang berperangai buruk (menjadi pemimpin) dan mengabaikan orang-orang pilihan, ketahuilah di antara tanda-tanda hari kiamat adalah nampaknya perkataan semata dan terpendam amal perbuatan.”

Ketahuilah di antara tanda-tanda hari kiamat adalah dibacakannya Al Mutsanat dan tidak ada orang yang mengubahnya, lalu ia ditanya: ‘Apa Al Mutsanat itu? ‘ Ia menjawab: ‘Segala yang ditulis selain Al-Qur`an, maka hendaklah kalian berpegang kepada Al Qur`an. Dengannya kamu mendapat petunjuk, dengannya juga kalian diberi pahala serta kalian akan ditanya tentangnya. Aku tidak tahu siapakah orang tersebut, lalu kuceritakan perihal Al-Hadist ini di Himsh’, Kemudian ada seseorang mengatakan kepadaku: ‘Apakah kamu tidak mengenalnya? ‘, Ia menjawab: ‘Aku tidak mengenalnya’, Ia berkata: ‘Dia adalah Abdullah bin ‘Amr’

Firman Allah

هٰذَا بَيَانٌ لِّلنَّاسِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ
Inilah (Al-Qur’an) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. [QS. Ali ‘Imran: Ayat 138]

Sabda Rosulullah

تركت فيكم امرين لن تضلوا ماتمسكتم بهما كتاب الله وسنة نبيه صلى الله عليه وسلم. رواه مالك فى موطاء
Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara, tidak akan tersesat selama kalian berpegang teguh pada keduanya yaitu kitabnya Allah (Al-Qur’an) dan sunnah nabi-Nya Allah (Al-Hadist).

#Jangan biarkan iman kita terkontaminasi dengan sesuatu di luar Al-Qur’an Dan Al-Hadist, meskipun sesuatu itu terasa lebih menyentuh dan membuat Hari kita terenyuh.

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/