Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Agama

Cara agar Do’a di kabulkan oleh Allah

Cara agar Do’a di kabulkan oleh Allah

Cara agar Do’a di kabulkan oleh Allah

Cara agar Do'a di kabulkan oleh Allah
Cara agar Do’a di kabulkan oleh Allah

Kita sebagai makhluk ciptaan Allah, pastinya kita pernah bedoa kepadanya dan memohon segala sesuatunya kepada Allah. Tapi banyak orang-orang mengeluh karena menganggap doa-doa yang telah di panjatkan tak kunjung terkabul.

sabarlah dan janagan mengeluh wahai sobat-sobat ku. Ada cara dan adab-adab berdoa yang harus sobat lakukan bila ingin keinginan yang telah sobat sampaikan di kabulkan oleh Allah.

Allah SWT berfirman yang artinya

“Dan apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu tentang aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepada-ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaku, agar mereka selalu berada di jalan yang benar” (QS. Al-Baqoroh:186)

Asbabun nuzul ayat ini berkisah tentang seorang badui yang mendatangi Rosulullah dan bertanya “apakah tuhan kita tldekat, sehingga kita cukup berbisik-bisik saat berdoa kepadanya?”, ataukah dia jauh sehingga kita harus berteriak saat memohon padanya?”. Rosull terdiam dan tidak menjawab pertanyaan itu, dan akhirnya turunlah ayat ini”(HR. Ibnu Jarir).

Rosulullah SAW terdiam karena pertanyaan orang badui tersebut menyangkut pertanyaan terhadap zatnya. Hal ini dapat kita pahami dari pilihanya berbisik-bisik atau berteriak yang menandakan dekat dan jauh sebagai satuan jarak, ukuran ataupun dimensi.

Allah mendengar setiap doa karena di adalah as-sami. Maha mendengar. Mendengar adalah sifat yang tetap melekat pada Allah dan tak mungkin hilang. Selain itu juga Allah adalah sang maha melihat.

Allah sendiri mewajibkan hambanya agar mengetahui dia adalah dzat maha mendengar dan maha melihat. Artinya, siapapun yang tidak mengetahui itu, maka ia adalah hamba yang tidak mengenal Allah secara mendalam.

“Ketahuilah, sesungguhnya Allah maha mendengarkan”(QS.Al-Baqoroh: 1244).
“Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan”(QS.Al-Baqoroh: 233).

3 Golongan Doa yang Sulit Tertolak

Ada tiga golongan yang doa mereka tidak di tolak berdasarkan hadits Tirmidzi:

1. Orang yang berpuasa hingga ia berbuka
2. Imam yang adil
3. Doa orang yang di zalimi

Baca Juga: Doa sebelum belajar

Jika kita ingin doa kita di kabulkan maka kembalilah pada keikhlasan. Keikhlasan merupakan poros dari semua amalan dan ibadah. Termasuk dalam berdoa. Doa orang yang ikhlas, akan lebih di dengar dan di perhatikan oleh Allah. Allah SWT berfirman yang artinya:
“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya”(QS.Al-Mukmin: 14).

Janganlah berdoa untuk dosa dan memutuskan silahturahmi. Ini juga merupakan syarat di terimanya doa. Dari abu said, Nabi SAW bersabda:

“Tidaklah seorang muslim memanjatka doa kepada Allah selama tidak menandung dosa dan memutuskan silahturahmi melainkan Allah akan berikan 3 hal:[1]. Allah akan mengabulkan doanya. Allah akan menyimpanya baginya di akhirat kelak, dan. [3]. Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yan semisal.” para sahabat lantas mengatakan, “kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa.”nabi salallahu’alaihi wa sallam lantas berkata,”Allah nanti yang akan memperbanyak mengabulan doa-doa kalian.”(HR. Ahmad, derajat hasan)

Syaikh Al-Mubarakfury menyebut yang di maksud ” tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa” artinya berdoa untuk suatu kemaksiatan, contohnya. “Ya Allah, takdirkanlah aku untuk bisa membunuh si fulan”. Sementara itu si fulan tidak berhak untuk di bunuh, atau berdoa untuk memutus silahturahmi. Suatu contoh,”Ya Allah, jauhkanlah aku dari bapak ibuku serta saudara ku”. Doa tersebut merupakan bentuk pengkhususan terhadap yang umum.

Imam Al-jazri menjelaskan bahwa memutus silahturahmi bisa berupa tidak saling sapa, saling menghalangi, dan tidak berbuat baik dengan semua kerabat dan keluarga.

Perhatikan juga makanan dan minuman kita terutama kehalalanya. Abu Hurairah menyebut bahwasanya rossulullah SAW bersabda:”Seorang lelaki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat tanganya kelangit tinggi-tinggi dan berdoa ‘ya rabbi, ya rabbi sementara makanan haram, dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimanakah dianya bisa terkabul?”(HR. Muslim)

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa yang di maksud lama bepergian dalam rangka beribadah ke pada Allah seperti haji, ziarah, silahturahmi dan yang lainya. Yang bepergian untuk kebaikan saja bisa di tolak, apalagi yang berbuat maksiat. Makanya jagalah diri kita dari makanan, minuman, pakaian haram serta jauhi perbuatan yang tidak di sukai Allah.

Categories:
Agama
You Might Also Like