Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Pertanian

Cara Menanam Kacang Tanah Dengan cara Organik

Cara Menanam Kacang Tanah Dengan cara Organik

Cara Menanam Kacang Tanah Dengan cara Organik

Cara Menanam Kacang Tanah Dengan cara Organik
Cara Menanam Kacang Tanah Dengan cara Organik

Pengolahan Tanah secara Organik

Jika melakukan proses tanam dengan cara organik dan menginginkan hasil panen yang organik maka lakukan proses pengolahan tanah dengan cara organik, hal ini juga diyakini bisa meningkatkan hasil produksi panen, dan kualitas kacang yang dihasilkan lebih maksimal.

gemburkan tanah atau bajak terlebih dahulu, kemudian siapkan pupuk kandang atau pupuk kompos sebarkan dan aduk secara merata, untuk hasil yang bagus sebaiknya 1-2 ron per hektar, kemudian diamkan tanah yang sudah diolah selama 2-5 hari dan jangan ditanami, ini dilakuka agar ada proses penggemukan dan penyuburan tanah.

Penanaman kacang tanah bisa dilakukan dengan bedengan ataupun tidak, jika lahan yang akan digunakan rawan tergenang, atau terlalu rendah maka gunakan bedengan untuk mencegah tergenangnya air, karena drainase juga sangat penting dalam proses tanam kacang tanah.

Sebelum menanam, buatlah lubang tanam dengan jarak tanam, 25 X 25 cm. satu lubang tanam diisi dengan 1 butir benih, perkiraan untuk 1 hektare lahan memerlukan kurang lebih 50 kg benih. Masukan benih dalam lubang kemudian tutup kembali lubangnya dengan tanah.

Proses Perawatan

Lakukan penyiraman setiap hari pagi dan sore hari, setelah proses tanam biasanya kacang tanah akan tumbuh dan berkecambah hingg hari ke 3-5 hari, jika sampai hari itu tidak ada tanda-tanda akan tumbuh dan tidak berkecambah, segera lakukan penanaman ulang, pada lubang tanam yang tidak tumbuh.

Biasanya, kacang tanah akan tumbuh dengan merata ketika tanaman sudah berumur 1-2 minggu, kemudian proses berbunga pada umur tanaman seikitar 20 hari hingga umur 75 hari, kemudian tumbuhan akan mulai membentuk polong pada usia tanam 30 hari. Lakukan perawatan dengan baik dengan tetap menyiramnya setiap hari.

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk akar dan pupuk daun organik, atau yang lebih praktis gunakan pupuk cair organik, dengan menyiramkan pada tanaman atau dengan menyemprotnya ke daun tanaman, untuk menghasilkan tanaman yang subur dan baik. Pada saat tanaman berbunga, pemupukan harus dilakukan, karena pada saat berbunga inilah proses pembentukan polong, hingga menjadi kacang yang utuh.

Lakukan penyiangan pada tanaman dan bubuhkan tanah disekeliling tanaman, untuk melindungi akar dan memperkuat akar agar tidak mudah tercerabut.

Pengendalian Hama

Hama yang biasa menyerang kacang tanah, diantaranya adlah ulat daun (penggulung daun), ulat jengkal, ulat pemakan akar, kemudian penyakit yang biasanya menyerang tanaman ini adalah layu akar, layu daun, bercak daun, sklerotium dan gapong dan busuk akar. Lakukan proses pengendalian hama secara terpadu agar hama dan penyakit selalu terkendali dengan baik, jika diperlukan penyemprotan maka gunakan pestisida nabati atau pestisida organik.

Proses Panen

Pemanenan dilakukan jika kacang tanah sudah matang, biasanya ketika tanaman berusia 90 hari, adapun tanda-tanda kacang sudah matangm adalah batang yang sudah mulai mengeras, daun sebagian sudah menguning da mulai berguguran, cara yang mudah adalah dengan mengambil sample kacang, dengan ciri-cirinya kacang penuh dan keras. Lakukan pemanenan dengan hati-hati, dengan mencabut tanaman dengan melakukan penggembran terlebih dahulu pada tanah disekitar tanaman.

Sumber: www.tanam.co.id

Categories:
Pertanian
You Might Also Like