Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Kategori: pendidikan

pendidikan

Pengertian Lembaga Politik

Pengertian Lembaga Politik

Pengertian Lembaga Politik

Dalam setiap masyarakat

baik itu masyarakat kecil seperti keluarga, suku, hingga ke sebuah Negara, membutuhkan orang-orang yang bertugas mengatur hubungan antarwarga agar selaras. Seperti ayah dalam keluarga, kepala adat atau kakak tertua dalam sebuah suku, atau presiden dalam sebuah Negara. Kepada mereka diberikan kekuasaan atau kewenangan untuk mengatur sekaligus member sanksi terhadap tindakan anggotanya yang menyimpang.
Selain memiliki hak, mereka juga diberi kewajiban untuk mensejahterakan anggotanya.


Pemerintah, misalnya, mempunyai kewajiban untuk mendistribusikan kekayaan Negara kepada setiap Negara secara adil sehingga tercapai kemakmuran yang merata. Hal itu dapat dilakukan dengan menyediakan lapangan pekerjaan atau menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif (aman dan nyaman) bagi tumbuhnya perekonomian Negara.


Beberapa bentuk fungsi lembaga politik yaitu:

  1. Memelihara ketertiban di dalam (internal order). Artinya, lembaga politik memelihara ketertiban di dalam masyarakat dengan wewenang yang dimilikinya, baik menggunakan cara persuasif maupun paksaan fisik. Lembaga politik bertindak sebagai pemaksa hukum, menyelesaikan konflik yang terjadi di antara anggota masyarakat secara adil sehingga anggota masyarakat dapat hidup dengan tentram.
  2. Menjaga keamanan di luar (external security). Artinya, lembaga politik dengan menggunakan alat-alat yang dimilikinya berusaha mempertahankan Negara dari ancaman atau serangan yang datang dari Negara lain baik melalui jalan diplomasi ataupun dengan perang.
  3. Mengusahakan kesejahteraan umum (general welfare). Artinya, lembaga politik merencanakan dan melaksanakan pelayanan-pelayanan sosial serat mengusahakan kebutuhan pokok masyarakat. Di ataranya adalah pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, energy, dan komunikasi, termasuk distribusinya.

Baca Juga :

pendidikan

Sistematika Hukum Perdata

Sistematika Hukum Perdata

Sistematika Hukum Perdata

Buku I

tentang Orang(van persoonen); mengatur tentang hukum perseorangan dan hukum keluarga, yaitu hukum yang mengatur status serta hak dan kewajiban yang dimiliki oleh subyek hukum.

Antara lain ketentuan mengenai timbulnya hak keperdataan seseorang, kelahiran, kedewasaan, perkawinan, keluarga, perceraian dan hilangnya hak keperdataan. Khusus untuk bagian perkawinan, sebagian ketentuan-ketentuannya telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan.

Buku II, tentang Kebendaan(van zaken); mengatur tentang hukum benda, yaitu hukum yang mengatur hak dan kewajiban yang dimiliki subyek hukum yang berkaitan dengan benda, antara lain hak-hak kebendaan, waris dan penjaminan. Yang dimaksud dengan benda meliputi (i) benda berwujud yang tidak bergerak (misalnya tanah, bangunan dan kapal dengan berat tertentu); (ii) benda berwujud yang bergerak, yaitu benda berwujud lainnya selain yang dianggap sebagai benda berwujud tidak bergerak; dan (iii) benda tidak berwujud (misalnya hak tagih atau piutang).

Khusus untuk bagian tanah, sebagian ketentuan-ketentuannya telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU nomor 5 tahun 1960 tentang agraria. Begitu pula bagian mengenai penjaminan dengan hipotik, telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU tentang hak tanggungan.

Buku III, tentang Perikatan(van verbintennisen); mengatur tentang hukum perikatan (atau kadang disebut juga perjanjian (walaupun istilah ini sesunguhnya mempunyai makna yang berbeda), yaitu hukum yang mengatur tentang hak dan kewajiban antara subyek hukum di bidang perikatan, antara lain tentang jenis-jenis perikatan (yang terdiri dari perikatan yang timbul dari (ditetapkan) undang-undang dan perikatan yang timbul dari adanya perjanjian), syarat-syarat dan tata cara pembuatan suatu perjanjian. Khusus untuk bidang perdagangan, Kitab undang-undang hukum dagang (KUHD) juga dipakai sebagai acuan. Isi KUHD berkaitan erat dengan KUHPerdata, khususnya Buku III. Bisa dikatakan KUHD adalah bagian khusus dari KUHPerdata.

Buku IV, tentang Daluarsa dan Pembuktian(van bewijs en verjaring); mengatur hak dan kewajiban subyek hukum (khususnya batas atau tenggat waktu) dalam mempergunakan hak-haknya dalam hukum perdata dan hal-hal yang berkaitan dengan pembuktian. Didalam buku keempat ini diatur mengenai prinsip umum tentang pembuktian dan juga mengenai alat-alat bukti. Dikenal adanya 5 macam alat bukti yaitu :

Surat-surat, b. Kesaksian c. Persangkaan  d. Pengakuan  e. Sumpah , kemudian Daluarsa (lewat waktu) berkaitan dengan adanya jangka waktu tertentu yang dapat mengakibatkan seseorang mendapatkan suatu hak milik (acquisitive verjaring) atau juga karena lewat waktu menyebabkan seseorang dibebaskan dari suatu penagihan atau tuntutan hukum.


Sumber: https://keshaforcongress.com/warstorm-apk/

pendidikan

Tumbuhan Berbiji Tertutup

Tumbuhan Berbiji Tertutup

Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Kelas Monocotyledoneae (Monokotil)

Ciri umum tumbuhan monokotil adalah bijinya mempunyai satu daun lembaga yang berfungsi untuk menyerap zat makanan dari endosperma pada saat biji berkecambah. Ciri lainnya adalah bunganya memiliki bagian-bagian yang jumlahnya berkelipatan.

Daunnya tunggal dan mempunyai tulang daun sejajar atau meleng- kung. Tumbuhan monokotil mempunyai sistem akar Sebagian besar berbatang basah, tetapi beberapa anggota yang lain merupakan tumbuhan berkayu. Batang tidak bercabang, mempunyai buku-buku dan ruas-ruas yang jelas. Batang dan akar tumbuhan monokotil tidak berkambium, sehingga tidak mengalami pertumbuhan sekunder.


Tumbuhan monokotil dibedakan menjadi beberapa ordo. Contoh ordo yang memiliki anggota yang hidup di air adalah Alismatales, yaitu Hydrilla verticillata.


Ordo lain dari tumbuhan mono- kotil adalah Bromeliales. Bromeliales terdiri dari beberapa famili, antara lain Bromeliaceae [contohnya nanas (Ananas sativus)], Commelinaceae (contohnya Rhoeo discolor), dan Pontederiaceae [contohnya enceng gondok (Eichornia crassipes)].


Ordo Liliales merupakan tumbuhan monokotil yang memiliki beberapa suku, antara lain Liliaceae, Amaryllidaceae, dan Dioscoreaceae. Contoh Liliaceae adalah bawang putih (Alliun sativum), bawang merah (Allium cepa), lidah buaya (Aloe vera), dan tulip (Tulipa gesneriana).


Sedangkan Arecales merupakan ordo yang beranggotakan beberapa jenis tanaman yang sering kita jumpai di sekitar kita. Contohnya adalah Zalacca edulis atau salak dan Cocos nucifera atau kelapa. Keduanya merupakan anggota suku Arecaceae. Contoh lainnya adalah Colocasia esculenta atau talas (Araceae).


Beberapa ordo yang lain adalah Pandanales, Cyperales, Orchida- les, Poales, dan Zingiberales. Contoh anggota Ordo Pandanales adalah pandan wangi (Pandanus amaryl- lifolius), contoh anggota Ordo Cyperales adalah rumput teki (Cyperus rotundus), dan contoh anggota Ordo Orchidales adalah anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis).


Sedangkan contoh anggota Ordo Poales adalah jagung (Zea mays) dan bambu duri (Bambusa spinosa), dan contoh ang- gota Ordo Zingiberales adalah kunyit (Curcuma domestica) dan jahe (Zingiber officinale).


  • Kelas Dycotiledoneae (Dikotil)

Tumbuhan anggota kelas dikotil mempunyai ciri-ciri umum, terutama saat biji berkecambah, biji mempunyai dua daun lembaga yang terbelah menjadi dua bagian. Ciri lainnya adalah bagian-bagian bunga berkelipatan 2, 4, atau 5. Daunnya tunggal atau majemuk dan mempunyai tulang daun menjari atau menyirip.


Tumbuhan dikotil mempunyai sistem akar tunggang, dapat berupa tumbu- han semak, herba, atau pohon. Batang bercabang dengan buku-buku dan ruas-ruas tidak jelas. Batang dan akar tumbuhan dikotil berkam- bium (di antara xilem dan floem), sehingga mengalami pertumbuhan sekunder (tumbuh membesar).


Berdasarkan susunan dan ada tidaknya perhiasan bunga (mahkota dan kelopak), kelas dikotil dibedakan menjadi tiga subkelas, yaitu Sub-kelas Monoklamida, Subkelas Dialypetala, dan Subkelas Sympetala.


Subkelas Monoklamida (Monochlamydae atau Apetalae), meru- pakan golongan tumbuhan tanpa perhiasan bunga atau tidak dapat dibedakan antara mahkota dan kelopaknya. Kalaupun ada, perhiasan bunganya hanya satu macam, sehingga disebut Monochlamydae (mono = ‘satu’ dan chlamidos = ‘mantel’ atau ‘selubung’).


Pada umumnya, perhiasan bunga yang ada adalah kelopak (sepala), sehingga disebut pula Apetalae (a = ‘tidak’ dan petala = ‘daun mahkota’).


Beberapa ordo anggota Monochlamidae adalah Urticales, Piperales, Polygonales, dan Caryophyllales. Contoh anggota Ordo Urticales adalah nangka (Artocarpus integra) dan beringin (Ficus benjamina). Keduanya merupakan anggota suku Moraceae. Ordo Piperales, contohnya adalah suku Piperaceae, misalnya lada (Piper nigrum) dan sirih (Piper betle).


Ordo Polygonales hanya mempunyai 1 suku, yaitu Poligonaceae dengan contoh jenisnya adalah air mata pengantin (Antigonon leptopus). Sedangkan contoh anggota Ordo Caryophyllales (Centrospermae) adalah berbagai jenis bayam (Amaranthaceae) dan Mirabilis jalapa atau bunga pukul empat (Nyctaginaceae).


Subkelas Dialypetala (Dialypetalae), merupakan golongan tum- buhan yang mempunyai bagian-bagian perhiasan bunga (mahkota dan kelopak) terpisah satu sama lain. Pada umumnya menunjukkan perhiasan bunga yang lengkap.


Subkelas ini terdiri atas beberapa ordo, antara lain Ordo Rosales, Ordo Malvales, Ordo Ranales, Ordo Parietales, Ordo Myrtales, dan Ordo Rutales. Contoh anggota Ordo Rosales adalah bunga merak atau Caesalpinia pulcherrima (famili Caesalpiniaceae) dan orok-orok (Crotalaria sp.) dan kacang tanah atau Arachis hypogaea (fa- mili Papilionaceae).


Contoh anggota Ordo Malvales adalah bunga sepatu atau Hibiscus rosa-sinensis (famili Malvaceae), dan contoh Ordo Ranales (Polycarpicae) adalah sirsak (Annona muricata) dan srikaya atau Annona squamosa (famili Annonaceae).


Contoh lainnya adalah yang merupa- kan anggota Suku Magnoliaceae, seperti cempaka putih (Michelia alba) dan cempaka kuning (Michelia champaca). Markisa (Passiflora foetida) adalah contoh anggota Ordo Parietales, yaitu dari Suku Passifloraceae.


Sedangkan contoh Ordo Myrtales adalah jambu biji (Psidium guajava), dan contoh anggota Ordo Rutales adalah jeruk atau Citrus sp. (famili Rutaceae).


Subkelas Simpetala (Sympetalae), merupakan golongan tumbuhan berbunga lengkap dan mempunyai bagian-bagian perhiasan bunga (mahkota dan kelopak) saling berlekatan satu sama lain. Subkelas ini terdiri atas beberapa ordo, misalnya Ordo Apocynales, Ordo Asterales, Ordo Cucurbitales, Ordo Ebenales, Ordo Rubiales, dan Ordo Solanes.


Allamanda cathartica (Apocynaceae), Catharanthus roseus dan melati atau Jasminum sambac (famili Oleaceae) adalah contoh anggota Ordo Apocy- nales. Contoh anggota Ordo Asterales adalah bunga matahari (Helianthus annus) dan kenikir atau Cosmos caudatus (famili Asteraceae). Semangka (Citrullus vulgaris) adalah contoh anggota Ordo Cucurbitales dan sawo bludru (Chrysophyllum cainito) adalah contoh anggota Ordo Ebenales. Contoh anggota Ordo Rubiales adalah Ixora paludosa atau bunga soka (Rubiaceae).


Sedangkan contoh anggota Ordo Solanes adalah kentang (Solanum tuberrosum), terong (Solanum melongena), tomat (Solanum lycopersicum), kecubung (Datura metel), dan cabe (Capsicum sp.), yang berasal dari Suku Solanaceae. Contoh lainnya adalah jati atau Tectona grandis (famili Verbenaceae) dan leng-lengan atau Leucas lavandulifolia (famili Labiateae).


Sumber: https://horror-writers.net/the-long-journey-apk/

pendidikan

Manfaat blog

Manfaat blog

  1. Berbagi tulisan, baik dalam bentuk cerita, pengalaman dan pengetahuan lainnya. Sehingga orang lain yang membutuhkan, lalu menemukan tulisan Anda, merasakan kebermanfaatan blog Anda. Hitung-hitung cari pahala.
  2. Saraa untuk mempromosikan produk barang atau jasa. Dengan kata lain, blog bisa Anda manfaatkan sebagai toko online.
  3. Dapat menghasilkan uang. Penghasilan tersebut bisa anda jadikan sebagai penghasilan sampingan ataupun penghasilan tetap, asalkan Anda benar-benar serius dalam mengembangkannya. Misalnya mengikuti PPC, bisnis Afiliate, dan lain sebagainya.
  4. Mengikuti kontes. Dewasa ini, berbagai kontes dan lomba, sudah menjamur, baik itu berupa kontes SEO, ataupun kontes review, sehingga memungkinkan para blogger berkesempatan untuk menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah.
  5. Sarana untuk berkreasi, misalnya Anda suka menulis, edit foto, Fotografer, dll. Anda bisa share dan tunjukkan kepada dunia hasil karya Anda.
  6. Menjadi media curhat. Di blog Anda bisa bercerita apa saja yang ingin Anda ceritakan. Tentunya sangat lebih bijak jika itu dapat memberikan dampak positif terhadap pembaca Anda. Sehingga pemikiran-pemikiran Anda dapat anda curahkan dengan plong.
  7. Menjadi media untuk mempopulerkan sesuatu atau diri sendiri. Banyak orang sukses, berawal dari iseng-iseng nge-blog.
  8. Mencari teman. Dalam dunia blogger, kita tidak bisa hidup sendiri, tanpa blogger lainnya, sebagai blogger tentunya membutuhkan blogger lain untuk saling sharing, bertukar link, dll.
  9. Belajar untuk lebih baik. Biasanya sesama blogger akan saling berkomentar satu sama lain, sehingga kita bisa mengetahui kekurangan-kekurangan dalam konten yang kita share.

Yansg terakhir adalah memotivasi kita, untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pembaca. Karena sebagai manusia, tentunya kita ingin dipuji dari yang terbaik yang bisa kita berikan kepada pembaca/orang lain. Selain itu Anda juga akan berusaha belajar banyak hal.

sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/mp3-converter-apk/

pendidikan

Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Terima 10 Set Baju Tahan Panas dari Pemerintah kota Ichikawa

Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Terima 10 Set Baju Tahan Panas dari Pemerintah kota Ichikawa

Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Terima 10 Set Baju Tahan Panas dari Pemerintah kota Ichikawa

Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan menerima bantuan berupa 10 set jaket tahan panas lengkap dengan helm pelindung dan sepatu dari pemerintah kota Ichikawa Jepang. Pemberian tersebut kepada Pemko Medan sebagai ungkapan keakraban dan perayaan atas hubungan sister city (kota kembar) kedua kota yang telah terjalin selama 30 tahun.

Bantuan tersebut selanjutnya diberikan Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Pemerintahan (Aspem) Musadad Nasution kepada Kadis P2K Albon Sidauruk di Kantor DP2K, Jalan Candi Borobudur Medan, Senin (11/11/2019).

Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu menjaga, melindungi serta meningkatkan operasional kerja petugas DP2K saat memadamkan api ketika terjadi kebakaran.

Aspem dalam sambutannya mengatakan bahwa petugas DP2K merupakan pribadi tangguh yang hebat. Sebab, tanggung jawab dan resiko kerja yang ditanggung bukanlah hal mudah karena menyangkut keselamatan diri dan mempertaruhkan nyawa demi menunaikan tugas dalam memadamkan api. Untuk itulah, Aspem menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan.

“Atas nama Pemko Medan kami mengapresiasi tugas

dan tanggungjawab petugas DP2K. Mungkin tidak banyak orang yang siap untuk menjadi seperti kalian. Untuk itu kami bangga pada petugas DP2K yang bekerja tanpa kenal lelah dan tidak kenal waktu serta siap menantang bahaya demi panggilan tugas menolong sesama yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda,” kata Aspem.

Selanjutnya dihadapan ratusan petugas DP2K, Aspem berharap bantuan yang diberikan pemerintah kota Ichikawa Jepang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun yang perlu diingat, lanjut Aspem, petugas DP2K harus memikirkan keselamatan diri saat bertugas dengan senantiasa mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Luaskan hati, ikhlaskan diri selama bertugas

. Jangan lupa untuk tetap memikirkan keselamatan diri terlebih di tengah kobaran api. Sebab, ada keluarga yang menunggu saudara di rumah. Selamat bertugas. Kalian adalah orang-orang pilihan. Tetap semangat dan semoga Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita semua di manapun kita bertugas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kadis P2K Kota Medan Albon Sidauruk menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah kota Ichikawa Jepang atas bantuan yang diberikan.

“Bantuan ini menambah semangat bagi kami dalam menjalankan tugas. Ini tentu sangat membantu petugas kita di lapangan dalam melindungi dirinya,”kata Albon.

Diungkapkan Albon, selain 10 set baju tahan panas,

tercatat ada 4 unit mobil pemadam kebakaran yang juga pernah diberikan pemerintah kota Ichikawa Jepang. Hingga saat ini, mobil operasional tersebut dalam keadaan baik dan layak digunakan untuk memadamkan amukan si jago merah.

 

Baca Juga :

pendidikan

Disdukcapil Sumut Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pengamanan Data Kependudukan

Disdukcapil Sumut Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pengamanan Data Kependudukan

Disdukcapil Sumut Gelar Bimtek Pengelolaan dan Pengamanan Data Kependudukan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pengamanan Basis Data Kependudukan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, di Hotel Madani Medan. Kegiatan yang berlangsung 23 – 25 Oktober 2019 tersebut dibuka oleh Kadis Dukcapil Sumut M Ismael P Sinaga.

“Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UU Dasar 1945 pada hakekatnya berkewajiban untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk yang berada di dalam dan/atau di luar wilayah negara kesatuan republik Indonesia,” kata Ismail, dalam sambutannya, Rabu (23/10).

Ada pun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan aparat kabupaten/kota dalam melakukan pengelolaan dan pengamanan basis data kependudukan, khususnya pada Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-Sumut untuk update dan pembersihan basis data kependudukan.
“Sasaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya kualitas, keamanan, akurasi dan validatasi basis data kependudukan kabupaten/kota se-Sumut,” ujar Ismail.

Jumlah peserta 102 orang, yang terdiri atas kepala bidang dan kepala seksi, serta administrator database (ADB) dari seluruh Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota se-Sumut. Sedangkan tenaga pengajar (narasumber) dari Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Disampaikan juga, Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang

perubahan atas undang undang Nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan Pasal 79 Ayat 1 menyatakan, bahwa data perseorangan dan dokumen kependudukan wajib disimpan dan dilindungi kerahasiaannya oleh negara. “ Karena itu harus dikelola dan diamankan dengan baik dan benar dengan cara yang sesuai dengan peraturan perundang undangan,” terangnya.

Pengelolaan basis data kependudukan, menurut Ismail, meliputi perekaman data pendaftaran dan penduduk dan pencatatan sipil ke dalam basis data kependudukan, pengonsolidasian data pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, penyajian data sebagai informasi kependudukan. Serta pendistribusian data untuk kepentingan perumusan kebijakan dibidang pemerintahan dan pembangunan.

“Materi Bimtek pengelolaan pengamanan basis data kependudukan

yang kita laksanakan pada tahun 2019 ini difokuskan pada pengelolaan dan pengamanan basis data kependudukan. Serta update dan pembersihan basis data kependudukan,” jelasnya.

Ismail berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan Bimtek ini

, pengelolaan dan pengamanan basis data kependudukan kabupaten/kota se-Sumut ini dapat semakin baik, sehingga terwujud data kependudukan yang valid, akurat dan terkini. (Humas Sumut)/PE/red

 

sumber :

https://puripermataraya.co.id/shopping-mall-girl-apk/

pendidikan

Perkembang komputer

Perkembang komputer

Perkembang komputer
Perkembang komputer

Seirng dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, saat ini banyak peralatan-peralatan teknlologi yang sangat penggunanya dalam berbagai hal. Salah satu peralatan teknologi yang selalu berkembang dan semakin canggih dari awal pembuatannya sampai sekarang adalah computer. Computer pada awalnya digunakan sebagai alat hitung. Setelah itu kegunaan computer mulai beralih ditanndai dengan munculnya computer generasi pertama yang menggunakan vacum tube. Kemudian berlanjut denga munculnya computer generasi kedua dengan menggantikan vacuum tube dengan transistor. Kemajuan computer terus berkembang hingga di temukannya computer generasi ketiga yang berupa intergreted circuit. Kemudian computer generasi keempat dibuat dengan rangkaian terpadu tingkat tinggi.

Monitor pada computer saat ini sudah banyak jenisnya. Dulu monitor computer berupa monitor tabung, tetapi sekarang monitor berupa latar datar atau LCD dengan berbagai ukuran. Tempat penyimpanan data juga sudah tidak berupa disket, tetapi sudah berupa flashdisk. System operasi yang digunakan bermacam-macam, diantaranya windows, linux, solaris, dll.

Di era modern seperti sekarang ini, computer bukan hanya berupa personal computer (pc) saja. Tetapi ada laptop (computer jinjing). Laptop lebih praktis dan bervariasi ukuran serta jenisnya. Dari masa ke masa pasti kemajuan teknologi, khususnya computer akan selalu terus berkembang dan bervariasi jenis dan keguaannya, serta kecanggihannya.

Baca Juga :

pendidikan

Kebudayaan indonesia

Kebudayaan indonesia

Kebudayaan indonesia
Kebudayaan indonesia

Indonesia memiliki banyak provinsi dan banyak pulau. Dengan adanya banyak provinsi, maka akan banyak juga kebudayaan yang muncul dari tiap-tipa provinsi. Kebudayaan tersebut pasti berbeda di setiap provinsinya.
Indonesia di kenal sebagai salah satu Negara yang memiliki beraneka ragam kebudayaan, diantaranya batik, wayang golek, reog ponorogo, taian-tarian, macam-macam kerajinan tangan, dll.
Meskipun belakangan ini banyak diantara kebudayaan tersebut diakui oleh Negara lain. Namun itu tidak membuat kebudayaan Indonesia tersebut menjadi hilang. Bahkan batik yang pernah diakui oleh Negara lain sekarang sudah diresmikan oleh PBB hak patennya bahwa batik adalah kebudayaan asli Indonesia.
Sebagai masyarakat Indonesia, kita harus bersama-sama mwnjaga dan melestarikan kebudayaan-kebudayaan milik Indonesia, agar tidak ada lagi kebudayaan yang diakui oleh Negara lain.

Sumber : https://bingkis.co.id/perkembangbiakan-vegetatif-dan-generatif/

pendidikan

Kalimat Efektif

Kalimat Efektif

Kalimat Efektif
Kalimat Efektif

Kalimat Efektif
Kalimat Efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapt diterima maksud,arti serta tujuannya.

1. Penggunaan dua kata yang sama artinya dalam sebuah kalimat :
Sejak dari usia delapan tauh ia telah ditinggalkan ayahnya.
(Sejak usia delapan tahun ia telah ditinggalkan ayahnya.)
2. Penggunaan kata berlebih yang ‘mengganggu’ struktur kalimat :
Kepada yang bersalah harus dijatuhi hukuman setimpal.
(Yang bersalah harus dijatuhi hukuman setimpal.)
3. Penggunaan imbuhan yang kacau :
Yang meminjam buku di perpustakaan harap dikembalikan.
(Yang meminjam buku di perpustakaan harap mengembalikan. / Buku yang dipinjam
dari perpustakkaan harap di kembalikan.)
4. Kalimat tak selesai :
Rumah yang besar yang terbakar itu.
(Rumah yang besar itu terbakar.)
5. Penggunaan kata dengan struktur dan ejaan yang tidak baku :
Kita harus bisa merubah kebiasaan yang buruk.
(Kita harus bisa mengubah kebiasaan yang buruk.)
– tau = tahu
– pilh = terpilih
– ketinggal = tertinggal
– gimana = bagaimana
– jaman = zaman
– trampil = terampil

6. Penggunaan tidak tepat kata ‘di mana’ dan ‘yang mana’ :
Saya menyukainya di mana sifat-sifatnya sangat baik.
(Saya menyukainya karena sifat-sifatnya sangat baik.)
7.Penggunaan kata ‘daripada’ yang tidak tepat :
Seorang daripada pembatunya pulang ke kampung kemarin.
(Seorang di antara pembantunya pulang ke kampung kemarin.)
8.Pilihan kata yang tidak tepat :
Dalam kunjungan itu Presiden Yudhoyono menyempatkan waktu untuk berbincang
bincang dengan masyarakat.
(Dalam kunjungan itu Presiden Yudhoyono menyempatkan diri untuk berbincang-
bincang dengan masyarakat.)
9.Kalimat ambigu yang dapat menimbulkan salah arti :
Usul ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan untuk memulai
pembicaraan damai antara komunis dan pemerintah yang gagal.

Kalimat di atas dapat menimbulkan salah pengertian. Siapa/apa yang gagal? Pemerintahkah atau pembicaraan damai yang pernah dilakukan?

(Usul ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan untuk memulai
kembali pembicaraan damai yang gagal antara pihak komunis dan pihak
pemerintah.
10. Pengulangan kata yang tidak perlu :
Dalam setahun ia berhasil menerbitkan 5 judul buku setahun.
(Dalam setahun ia berhasil menerbitkan 5 judul buku.)

11. Kata ‘kalau’ yang dipakai secara salah :
Dokter itu mengatakan kalau penyakit AIDS sangat berbahaya.
(Dokter itu mengatakan bahwa penyakit AIDS sangat berbahaya.)

Didalam kalimat Efektif terdapat beberapa ciri,diantaranya :

a. Kesatuan Gagasan

Memiliki subyek,predikat, serta unsur-unsur lain ( O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesaruan tunggal.
Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umum.
Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam keputusan itu bukanlah subyek, melainkan keterangan. Ciri bahwa unsur itu merupakan keterangan ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam (ini harus dihilangkan).

b. Kesejajaran

Memiliki kesamaan bentukan/imbuhan. Jika bagian kalimat itu menggunakan kata kerja berimbuhan di-, bagian kalimat yang lainnya pun harus menggunakan di- pula.
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan.
Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di-.
Kalimat itu harus diubah :
1. Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan
2. Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.

c. Kehematan

Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata-kata yang berlebih. Penggunaan kata yang berlebih hanya akan mengaburkan maksud kalimat.
Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya.
Pemakaian kata bunga-bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. Dalam kata mawar,anyelir,dan melati terkandung makna bunga.
Kalimat yang benar adalah:
Mawar,anyelir, dan melati sangat disukainya.

d. Penekanan

Kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan.
Caranya:
• Mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat.
Contoh :
1. Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain
2. Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini.
• Menggunakan partikel; penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
Contoh :
1. Saudaralah yang harus bertanggung jawab dalam soal itu.
2. Kami pun turut dalam kegiatan itu.
3. Bisakah dia menyelesaikannya?
• Menggunakan repetisi, yakni dengan mengulang-ulang kata yang dianggap penting.
Contoh :
Dalam membina hubungan antara suami istri, antara guru dan murid, antara orang tua dan anak, antara pemerintah dan rakyat, diperlukan adanya komunikasi dan sikap saling memahami antara satu dan lainnya.
• Menggunakan pertentangan, yakni menggunakan kata yang bertentangan atau berlawanan makna/maksud dalam bagian kalimat yang ingin ditegaskan.
Contoh :
1. Anak itu tidak malas, tetapi rajin.
2. Ia tidak menghendaki perbaikan yang sifatnya parsial, tetapi total dan menyeluruh.

e. Kelogisan

Kalimat efektif harus mudah dipahami. Dalam hal ini hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh :
Waktu dan tempat saya persilakan. Kalimat ini tidak logis/tidak masuk akal karena waktu dan tempat adalah benda mati yang tidak dapat dipersilakan. Kalimat tersebut harus diubah misalnya ;
Bapak penceramah, saya persilakan untuk naik ke podium.

Sumber : https://airborn.co.id/zombie-road-trip-apk/

pendidikan

Pengertian SPSS

Pengertian SPSS

Pengertian SPSS

SPSS adalah

program aplikasi bisnis yang berguna untuk menganalisa data statistik. Versi terbaru program ini adalah SPSS 20, yang dirilis pada tanggal 16 Agustus 2011. Software SPSS dibuat dan dikembangkan oleh SPSS Inc. yang kemudian diakuisisi oleh IBM Corporation.

Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan pada kemudahan penggunaannya dalam mengolah dan menganalisis data statistik. Fitur yang ditawarkan antara lain IBM SPSS Data Collection untuk pengumpulan data, IBM SPSS Statistics untuk menganalisis data, IBM SPSS Modeler untuk memprediksi tren, dan IBM Analytical Decision Management untuk pengambilan keputusannya.


Program SPSS banyak diaplikasikan dan digunakan oleh kalangan pengguna komputer di bidang bisnis, perkantoran, pendidikan, dan penelitian. SPSS merupakan software komersial dengan harga lisensi $5,120 USD. SPSS dapat dijalankan di sistem operasi Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Mac OS, dan Linux. Untuk menginstall versi terbaru program ini, komputer Windows Anda harus memiliki spesifikasi minimal menggunakan prosesor Intel atau AMD dengan kecepatan 1 GHz, memori (RAM) 1 GB, resolusi monitor 1024×768 piksel, dan harddisk dengan kapasitas kosong minimal 800 MB.


Baca Juga :