Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Kategori: Perternakan

Perternakan

Konsep Good Governance

Konsep Good Governance

Konsep Good Governance

Secara umum penyelengaraan pemerintahan yang dimaksud dalam good governance itu berkaitan dengan isu transparansi, akuntabilitas public, dan sebagainya. Secara konseptual dapat dipahami bahwa good governance menunjukan suatu proses yang memposisikan rakyat dapat mengatur ekonominya. Institusi serta sumber social dan politiknya tidak hanya sekedar dipergunakan untuk pembangunan, tetapi juga untuk menciptakan integritas bagi kesejahteraan rakyat. Good governance  juga dipahami sebagai suatu penyelenggaraan manajemen pemerintahan yang solid yang bertanggung jawab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar, pemerintahan yang efisien, serta pemerintahan yang bebas dan bersih dari kegiatan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Dengan demikian good governance adalah pemerintahan yang baik dalam standar proses dan hasil-hasilnya, semua unsur perintahan bisa bergerak secara sinergis, tidak saling berbenturan, memperoleh dukungan dari rakyat dan terlepas dari gerakan-gerakan anarkis yang dapat mengahmbat proses pemabangunan.

Sementara itu juga ada yang memahami good governance  sebagai suatu kondisi yang menjamin tentang adanya proses kesejajaran, kesamaan, dan keseimbangan peran serta, saling mengontrol yang dilakukan oleh komponen-komponen seperti pemerintahan (government), rakyat (citizen), dan usahawan (business). Ketiga komponen itu mempunyai tata hubungan yang sama dan sederajat. Jika kesamaan ini tidak sebanding, dipastikan terjadi pembiasan dan konsep good governance tersebut.

Dalam workshop “Best Practices Reformasi Birokrasi” di Surakarta, Bupati Jembrana I Gede Winasa mengungkapkan dalam konsep governance pada hakikatnya didukung oleh tiga kaki yakni:

  1. Tata pemerintahan di bidang politik dimaksudkan sebagai proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan public. Penyusunanya baik dilakukan oleh birokrasi maupun birokrasi bersama politisi. Partisipasi masyarakat dalam proses ini tidak hanya pada tataran implementasi, melainkan mulai dari formulasi, implementasi, sampai evaluasi.
  2. Tata pemerintahan di bidang ekonomi, meliputi proses pembuatan keputusan untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi di dalam negeri dan interaksi di antara para penyelenggara ekonomi, sector pemerintahan diharapkan tidak terlampau banyak campur dan terjun langsung pada sector ekonomi karena ini bisa menimbulkan distrosi mekanisme pasar.
  3. Tata pemerintahan di bidang administrasi adalah berisi implementasi kebijakan yang telah diputuskan oleh institusi politik.

 

sumber :

https://9apps.id/

Perternakan

Tujuan Evaluasi

Tujuan Evaluasi

Secara umum evaluasi bertujuan untuk melihat sejauh mana suatu program atau suatu kegiatan tertentu dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. Karena itu menurut Reece dan Walker terdapat beberapa alasan mengapa evaluasi harus dilakukan, yaitu:

  1. Memperkuat kegiatan belajar
  2. Menguji pemahaman dan kemampuan siswa
  3. Memastikan pengetahuan prasyarat yang sesuai
  4. Mendukung terlaksanakannya kegiatan pembelajaran
  5. Memotivasi siswa
  6. Memberi umpan balik bagi siswa
  7. Memberi umpan balik bagi guru
  8. Memelihara standar mutu
  9. Mencapai kemajuan proses dan hasil belajar
  10. Memprediksi kinerja pembelajaran selanjutnya
  11. Menilai kualitas belajar

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, disamping evaluasi pembelajaran harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip evaluasi, juga harus memperhatikan kesesuaiannya dengan komponen-komponen kegiatan pembelajaran lainnya. Ketidaktepatan di dalam pelaksanaan evaluasi tidak hanya menyebabkan kurang serasinya pelaksanaan proses pembelajaran, akan tetapi juga berakibat performance belajar siswa. Dengan demikian maka evaluasi harus dilakukan secara benar. Reece dan Walker mengemukakan bahwa dengan melaksanakan evaluasi belajar dengan benar sekurang-kurangnya memungkinkan kita untuk; (1) mengukur kompetensi atau kapabilitas siswa, (2) menentukan tujuan mana yang belum direalisasikan, (3) merumuskan rangking siswa dalam hal kesuksesan mereka di dalam mencapai tujuan yang telah disepakati, (4) memberikan informasi kepada guru tentang cocok tidaknya strategi mengajar yang ia gunakan, (5) merencanakan prosedur untuk memperbaiki rencana pelajaran, dan menentukan apakah sumber belajar tambahan perlu digunakan.[3]

  1. Prinsip-prinsip umum evaluasi

Untuk memperoleh hasil evaluasi yang lebih baik,maka kegiatan evaluasi harus betitik tolak dari prinsip-prinsip umum sebagai berikut.

  1. Kontinuitas

Evaluasi tidak boleh dilakukan dengan cara insidental karena pembelajaran itu sendiri adalah suatu proses yang kontinu. Oleh sebab itu ,evaluasi pun harus dilakukan secara kontinu.hasilevaluasi yang diperoleh pada suatu waktu harus senantiasa dihubungan dengan hasil-hasil pada waktu sebelumnya,sehingga dapat diperoleh gambaran yang jelas dan berarti tentang perkembangan peserta didik. Perkembangan belajar peserta didik tidak dapat dilihat dari dimensi produk saja,tetapi juga dimensi proses bahkan dari dimensi input.

  1. Komprehensif

Dalam melakukan evaluasi terhadap suatu objek,guru harus mengambil seluruh objek itu sebagai bahan evaluasi. Misalnya, jika objek evaluasi itu adalah peserta didik, maka seluruh aspek kepribadian peserta didik itu harus dievaluasi, baik yang menyangkut kognitif, afektif, maupun psikomotor, begitu juga dengan objek-objek evaluasi yang lain.

  1. Adil dan objektif

https://ijateng.id/moto-racing-apk/

Perternakan

Metode Komunikatif

Metode Komunikatif

Desain yang bermuatan komunikatif harus mencakaup semua ketrampilan berbahasa.Setiap tujuan diorganisasikan ke dalam pembelajaran.Setiap pembelajaran dispesifikasikan ke dalam tujuan kongkrit yang merupakan produk akhir. Sebuah produk disini dimaksudkan sebagai sebuah informasi yang dapat dipahami, ditulis, diutarakan, disajiakan ke dalam nonlinguistik.

Dalam disain pembelajaran yang bernuasa komunikatif , ada beberapa jenis disain pembelajaran.

  1. Struktural fungsional.
  2. Struktur dan fungsi.
  3. Fokus fariabel.
  4. Fungsioanal.
  5. Nasional penuh.
  6. Komunikatif penuh.
  1. Metode Tematik

Dalam metode tematik, semua komponen materi pembelajaran diintegrasikan ke dalam tema yang sama dalam satu unit pertemuan.

  1. Metode Kuantum

Metode pembelajaran kuantum disajiakan sebagai salah satu model pembelajaran yang dapat dipilih guru agara pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan.

  1. Metode Kontruktivistik

Bahwa belajar itu menemukan meskipun guru menyampaikan sesuatu kepada siswa, mereka melakukan proses mental atau kerja otak atas informasi itu masuk ke dalam pemahaman mereka. Metode kontruktivistik di dasarkan pada teori belajar kongnitif yang menekankan pembelajaran kooperatif, pembelajran generatif, strategi bertanya, inkuiri, atau menemukan dan ketrampilan metakognitif lainnya.

sumber :

Perternakan

Metode Demonstrasi dan Eksperimen

Metode Demonstrasi dan Eksperimen

Metode ini merupakan metode yang sangat efektif dalam menolong siswa dalam mencari jawaban atas pertanyaan. Dengan metode demonstrasi dimaksudkan adalah  bahwa seorang guru memperlihatkan suatu proses kepada seluruh anak didiknya. Sedangkkan yang dimaksud dengan metode eksperimen adalah guru atau siswa mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dan hasil percobaan itu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam metode demostrasi antara lain.

  1. Mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam pelaksanaan demostrasi.
  2. Tujuan demostrasi hendaknya dijelaskan kepada siswa sehingga siswa menjadi jelas untuk apa demostrasi  dilakukan dan perhatian siswa dapat dipusatkan pada hal-hal yang dianggap penting.
  3. Sebaiknya perlu diperhatikan pula kondisi-kondisi lain yang dapat mempengaruhi jalannya demonstrasi.
  4. Selama berlangsung demonstrasi hendaknya guru memperhatikan hal-hal berikut ini.
  • Apakah demonstrasi dapat dilihat dan diikuti oleh semua anak.
  • Apakah setiap langkah yang ditempuh sudah dipahami setiap anak atau belum.
  • Apakah penjelasan guru dapat didengar oleh setiap murid.
  • Apakah anak sudah diberikan petunjuk mengenai hal-hal yang perlu dicatat.
  • Apakah waktu yang tersedia dapat dipergunakan secara efektif dan efisien.
  1. Jika demostrasi telah selesai hendaknya diikuti dengan tindak lanjut.
  2. Mengadakan penilaian terhadap kemampuan anak dalam belajar

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam metode eksperimen yaitu.

1)      Adanya masalah yang dianggap penting, guru dapat menentukan masalah yang harus dipecahkan oleh para siswanya.

2)      Merumuskan masalah secara jelas batas-batsnya, karna akan mempermudah anak untuk mencari hipotesa sebagai jawaban sementara.

3)      Mengajukan hipotesis, dalam mengemukakan hipotesis biasanya orang berpegang pada pengalaman atau pengetahuan yang diperolehnya dari berbagai sumber.

4)      Menguji benar tidaknya hipotesis, harus dilakukan dengan mengadakan eksperimen.

5)      Menarik kesimpulan dari hasil eksperimen kita akan menarik kesimpulan, apakah hipotesa kita benar atau  salah.

6)      Menerapkan hasil eksperimen untuk pembuktian lebih lanjut dalam situasi-situasi  lain untuk lebih meyakinkan kebenarannya.

sumber :
https://belantaraindonesia.org/seva-mobil-bekas/

Perternakan

Peristiwa Hijrah ke Yatsrib

Peristiwa Hijrah ke Yatsrib

Dengan meninggalnya abu thalib dan khadijahrosulullah menghadapi berbagai macam bahaya dan cobaan yang didatangkan oleh kaum kafir quraisy dan pemimpin pemimpin kota lainnya. Diantara peristiwa yang sangat menyakitkan adalah peristiwa yang dialami oleh Nabi Saw. di Thaif.

Setelah peristiwa itu nabi menjuruskan dakwahnya kepada para jemaah jemaah haji dari seluruh penjuru arab. Diperkenalkannya dirinya serta diperkenalkan pula seruan islam dan pokok pokok agama baru itu kepada mereka.[3]

Ketika berada di Aqabah, nabi bertemu dengan sekelompok orang dari kabilah kharaj yang berasal dari madinah. Beliau mengajak mereka untuk menyembah Allah, menjelaskan tentang islam kepada mereka serta membacakan Al-Quran. Kabilah kharaj bertetangga dengan yahudi dimadinah. Mereka telah mendengar dari kaum yahudi bahwa akan datangnya nabi yang sudah dekat dengan masa kalian. Sebagian dari mereka kemudian berkata kepada sebagian yang lain bahwa “wahai kaum ! kalian mengetahui, demi Allah bahwa orang ini adalah nabi yang telah dikabarkan kaum yahudi kepada kalian. Maka jangan sampai kalian didahului oleh mereka, sambut dia, berimanlah kepadanya.” Maka pada musim haji berikutnya datanglah 12 orang dari yatsrib menemui rosululloh di aqabah. Mereka membaiat kepada rasululloh untuk bertauhid, menahan diri dari mencuri, berzina dan membunuh anak-anak mereka, serta taat dalam kebaikan (Bai’atul Aqabah Pertama). Nabi mengutus Mush’ab bin ‘umair untuk ikut ke yatsrib bersama rombongan guna menyebarkan dakwah islam disana.

Pada tahun berikutnya, Mush’ab kembali ke makkah bersama dengan 75 anshar melaksanakan ibadah Haji serta bertemu Rasulullah di lereng Aqabah. Maka dalam pertemuan ini Rasulullah meminta baiat dari kaum anshar untuk melindungi nya sebagaimana mereka melindungi istri dan anak anaknya.

Ketika Rasulullah telah membaiat kaum anshar untuk membela islam dan melindungi beliau serta pengikutnya. Maka Nabi saw. Langsung menginstruksikan agar para sahabatnya untuk segera berhijrah ke Yastrib, sejak saat itu kota Mekah menjadi kosong dari populasi muslim. Yang tersisa hanya Nabi saw., Abu Bakar, dan Ali bin Abi Thalib. Sebenarnya Abu Bakar pun sudah berniat untuk mengikuti jejak orang-orang muslim yang telah berhijrah sebelumnya, Namun ketika ia meminta izin kepada Nabi saw. akan maksud itu, Nabi menjawab dengan cara sungguh-sungguh, mengingat situasi yang semakin kritis. Nabi mengatakan kepada Abu Bakar “jangan tergesah-gesah, mudah-mudahan Allah swt. Memberimu seorang teman”. Pernyataan tersebut membuat Abu Bakar sangat gembira, karena dia berharap mudah-mudahan teman yang dimaksud Nabi saw. adalah dirinya sendiri. Ungkapan Nabi saw. dan harapan Abu Bakar tersebut menunjukkan bahwa keputusan hijrahnya Nabi saw. ke Madinah sangat rahasia, sehingga sahabat terdekatnyapun nyaris tidak mengetahuinya. Bahkan sebagian besar dari pengikutnya memperkirakan bahwa Nabi saw. akan tetap di Mekah melanjutkan perjuangannya, setelah memerintahkan pengikutnya untuk berhijrah.
Sementara itu berita-berita yang ilato dari yatsrib semakin menghawatirkan Quraisy, sebab kaum muhajirin semua telah berkumpul di Yatsrib dan penduduk negeri tersebut menyambutnya dengan penuh kemuliaan. Kenyataan ini membuat orang-orang Quraisy menjadi curiga jangan-jangan Muhammad juga akan keluar dari Mekah bergabung dengan sahabat-sahabatnya di sana. Dengan ilator ini, mereka pun mengadakan pertemuan di Dar al-Nadwa dan memutuskan Muhammad harus dibunuh beramai-ramai. Pertemuan tersebut diabadikan oleh Allah dalam Q.S. al-Anfal/8: 30 “Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”.

baca juga :

Perternakan

festasi Klinis

festasi Klinis

Keluhan penderita kanker payudara (Lab. UPF Bedah RSDS, 1984):

  1. Mungkin tidak ada
  2. Tumor mammae umumny atidak nyeri
  3. Ulkus/perdarahan dari ulkus
  4. Erosi putting susu
  5. Perdarahan.keluar cairan dari putting susu
  6. Nyeri pada payudara
  7. Kelainan bentuk payu dara
  8. Keluhan karena metastase

2.3.5   Patofisiologi

               Payudara mengalami tiga macam perubahan yang dipengaruhi hormon.Perubahan pertama ialah mulai dari mada hidup anak melalui masa pubertas, masa fertilitas, sampai ke klimakterium, dan menopause.Sejak pubertas pengaruh estrogen dan progesteron yang diproduksi ovarium dan hipofise, telah menyebabkan duktus berkembang dan timbulnya asinus.Perubahan kedua adalah perubahan sesuai dengan daur haid.Sekitar hari ke-8 haid, payudara jadi lebih besar dan pada beberapa hari sebelum haid berikutnya terjadi pembesaran maksimal.Kadang-kadang timbul benjolan yang nyeri dan tidak rata.Selama beberapa hari menjelang haid, payudara menjadi tegang dan nyeri sehingga pemeriksaan fisik, terutama palpasi, tidak mungkin dilakukan.Pada waktu itu, pemeriksaan foto mammografi tidak berguna karena kontras kelenjar terlalu besar.Begitu haid mulai semuanya berkurang.Perubahan ketiga terjadi pada masa hamil dan menyusui.Pada kehamilan, payudara menjadi besar karena epitel duktus lobus dan duktus alveolus berproliferasi, dan tumbuh duktus baru.Sekresi hormon prolaktin dan hipofisis anterior memicu laktasi. Air susu diproduksi oleh sel-sel alveolus, mengisi asinus, kemudian dikeluarkan melalui duktus keputingsusu.

               Kanker payudara berasal dari jaringan epithelial, dan paling sering terjadi pada sistem duktal.Mula-mula terjadi hiperplasia sel-sel dengan perkembangan sel-sel atipik. Sel-sel ini akan berlanjut menjadi karsinoma in situ dan menginvasi stroma. Kanker membutuhkan waktu 7 tahun untuk bertumbuh dari sebuah sel tunggal sampai menjadi massa yang cukup besar untuk dapat teraba (kira-kira berdiameter 1 cm). Pada ukuran seperti itu, kira-kira seperempat dari kanker payudara telah bermetastasis.
Karsinoma payudara 95% merupakan karsinoma, berasal dari epitel saluran dan kelenjar payudara.Karsinoma payudara muncul sebagai akibat sel-sel yang abnormal terbentuk pada payudara dengan kecepatan tidak terkontrol dan tidak beraturan. Sel-sel tersebut merupakan hasil mutasi gen dengan perubahan-perubahan bentuk, ukuran maupun fungsinya, Sebagaimana sel-sel tubuh kita yang asli. Mutasi gen ini dipicu oleh keberadaan suatu bahan asing yang masuk ke dalam tubuh kita, diantaranya pengawet makanan, vetsin, radioaktif, oksidan, atau karsinogenik yang dihasilkan oleh tubuh sendiri secara alamiah. Pertumbuhan dimulai di dalam duktus ataupun kelenjar lobulus yang disebut karsinoma non-invasif. Kemudian tumor menerobos ke luar dinding duktus atau kelenjar di daerah lobulus dan invasi ke dalam stroma, yang dikenal dengan nama karsinoma invasif. Pada pertumbuhan selanjutnya tumor meluas menuju fasia otot pektoralis ataupun daerah kulit yang menimbulkan perlengketan-perlengketan.Pada kondisi demikian, tumor dikategorikan stadium lanjut inoperabel.
Penyebaran tumor terjadi melalui pembuluh getah bening, deposit dan tumbuh di kelenjar getah bening, sehingga kelenjar getah bening aksiler ataupun supraklavikuler membesar.Kemudian melalui pembuluh darah, tumor menyebar ke organ jauh antara lain paru, hati, tulang dan otak.Akan tetapi dari penelitian para pakar, mikrometastasis pada organ jauh dapat juga terjadi tanpa didahului penyebaran limfogen.Sel-sel kanker dan racun-racun yang dihasilkannya dapat menyebar ke seluruh tubuh kita seperti tulang, paru-paru, dan liver tanpa disadari oleh penderita.Karenanya tidak mengherankan jika pada penderita kanker payudara ditemukan benjolan di ketiak atau benjolan kelenjar getah bening lainnya.Bahkan muncul pula kanker pa

sumber :

http://blog.dinamika.ac.id/arya/2020/05/31/seva-mobil-bekas/

Perternakan

Profil Perusahan PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk

Profil Perusahan PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk

Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Aqua Golden Mississippi Tbk di Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di Malaysia, Singapura, dan Brunei. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk AMDK. Saat ini, terdapat 14 pabrik yang memproduksi Aqua dengan kepemilikan berbeda-beda (3 pabrik dimiliki oleh PT Tirta Investama, 10 pabrik dimiliki oleh PT Aqua Golden Mississippi, dan pabrik di Brastagi, Sumatera Utara dimiliki oleh PT Tirta Sibayakindo).

Sejak tahun 1998, Aqua sudah dimiliki oleh perusahaan multinasional dalam bidang makanan dan minuman asal Perancis, Grup Danone, hasil dari penggabungan PT Aqua Golden Mississippi dengan Danone.

Aqua Group didirikan oleh Tirto Utomo (1930-1994), warga asli Wonosobo yang setelah keluar bekerja dari Pertamina, dan bekerja di Petronas, mendirikan usaha air minum dalam kemasan (AMDK).

             Tirto berjasa besar atas perkembangan bisnis atau usaha AMDK di Indonesia, karena sebagai seorang pionir maka Almarhum berhasil menanamkan nilai-nilai dan cara pandang bisnis AMDK di Indonesia.

2.2  Visi dan Misi PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk

Visi :

AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30 tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral.

Misi :

AQUA selalu ingin melakukan program untuk menyehatkan konsumen Indonesia, diantaranya program AKSI (AQUA untuk Keluarga Sehat Indonesia) dan AuAI (AQUA untuk Anak Indonesia).

2.3   Strategi Pemasaran PT Aqua Golden Missisippi, Tbk

Manajeman strategi pemasaran yang diterapkan di PT. Aqua Golden Mississippi adalah :

1)      Strategi menarik konsumen

Banyak cara yang sudah dilakukan oleh PT. Aqua Golden Mississippi untuk menarik konsumen sebanyak mungkin, salah satunya dengan cara memberi selogan yang bagus dari semua produk, membuat iklan yang menarik, promosi di setiap pelosok tanah air, dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan agar semua orang tertarik untuk membeli atau mencoba memakai produk dari PT. Aqua Golden Mississippi yang nantinya diharapkan bisa menjadi pelanggan dari produk PT. Aqua Golden Mississippi.

2)      Strategi mempertahankan pelanggan

Dalam strategi ini PT. Aqua Golden Mississippi berkomitmen bahwa pelanggan itu yang paling penting untuk perusahaan. Tanpa pelanggan atau konsumen, perusahaan tidak akan maju dan berkembang. Demi kepuasan pelanggan PT. Aqua Golden Mississippi memberikan pelayanan dan kualitas yang maksimal dengan tujuan agar pelanggan selalu merasa puas dalam menggunakan produk dari PT. Aqua Golden Mississippi. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan pelanggan agar tidak berpaling kepada produk yang lain.

sumber :
https://apkmod.co.id/gb-whatsapp-apk/

Perternakan

PANDUAN PEMELIHARAAN ITIK PEKING PEDAGING

PANDUAN PEMELIHARAAN ITIK PEKING PEDAGING

PANDUAN PEMELIHARAAN ITIK PEKING PEDAGING

Bisnis Ternak Itik Peking

Pemeliharaan pada periode starter/anak itik/DOD merupakan tahap penting sebagai langkah awal dalam menghasilkan itik pedaging yang baik. Pemeliharaan pada tahap ini memiliki tujuan untuk menekan kematian pada fase awal kehidupan DOD dan meningkatkan bobot badan itik sesuai dengan yang diharapkan pada umur 6 minggu.

 

1. DOD

Persyaratan dalam memilih DOD itik jantan umur 1 –7 hari sebagai itik pedaging antara lain :

Bobot minimal 40 gram.
Bulu bersih dan kering.
Nafsu makan besar
Umur DOD 4 hari
Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh
Tidak cacat
Bebas dari penyakit unggas

Pada saat kedatangan DOD sampai di kandang, masukkan ke dalam box pemeliharaan dan diamkan selama 2 jam. Tapi sebelumnya panas buatan sebagai pengganti indukan harus dinyalakan Setelah itu berikan minum untuk per 100 DOD dengan 1 liter air dengan 1 0ns gula merah dan 10 ml gram /1 tutup botol SOC dan 1 kapsul curcuma/temulawak ( dari HCS ) dan 1 kapsul herbal noni (dari HCS ). Mengapa kok menunggu 2 jam ? Untuk menetralkan kondisi tubuh dan mengenal suasana.

Pemberian minum tersebut berfungsi sebagai Prebiotik, anti stres dan mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga kehilangan berat badan dapat dicegah dan memulihkan kesehatan yang normal kembali . DOD yang terlambat penanganannya ketika datang dapat terlihat dari ketidakseragamnya pertumbuhan.

 

 

2. Perkandangan

– Kandang stater (0 – 20 hari ).
Ukuran kandang stater 2 m x 1 m x 40 cm dengan ketinggihan dari tanah 50 cm. Dan diberi lampu pemanas 40 watt per kandang 2 dengan ketinggihan 45 cm dari alas kandang. Fungsi pemanas sebagai induk buatan untuk menjaga suhu tubuh itik, karena pada masa ini bulu itik belum tumbuh dan sistem thermoregulatornya belum berfungsi.
Suhu kandang +- 370 C dan kelembaban kandang antara 60 – 65 %.

– Kandang finisher ( 21 – 50 hari ).
Kandang finisher disiapkan untuk itik potong mulai berumur 21 hari sampai siap panen. Kandang disekat
Beberapa bagian,biasanya ukuran 4 x 4m dapat menampung 100 itik.
Lantai kandang tiap hari harus dibersihkan untuk membuang kotoran itik biar tidak ditumbuhi jamur/bakteri yang merugikan.
Tempat pakan dan minum harus dijaga kebersihannya.

Kandang harus selalu dijaga kebersihannya agar itik merasa nyaman, termasuk tempat pakan dan minum, sisa pakan dibuang dari dalam kandang agar itik tidak memakan pakan yang basi.
Selain itu kandang harus selalu dijaga agar tenang dan aman supaya itik tidak stres.

 

 

3. Pakan

> Cara pemberian pakan pada umur 1 – 7 hari dilakukan sesering mungkin sedikit demi sedikit ( 1 hari bisa 5 kali). Hal ini untuk merangsang itik agar mau makan terus menerus. Kondisi ini juga dimaksudkan sekaligus untuk memperhatikan itik kondisinya dapat terus dipantau. Apabila ada itik yang kurang sehat atau kalah bersaing, segera dapat dipindahkan ke petak tersendiri ( karantina ).

> Pakan harus dari pabrik yang sesuai dengan standart yaitu 511/BR 1 atau yang setara.
Pakan consentrat 511 diberikan pada umur itik 1 – 14 hari.
Pada usia 15 – panen kita beri pakan campuran.
Formula pakan 40 % concertrat, dan 60 % buatan sendiri dengan difermentasi menggunakan probitik SOC HSC.
Pemberian pakan dalam 1 hari adalah 3 kali, yaitu jam 7, 12, 4.
Tempat pakan harus dicuci hingga bersih dan dikeringkan sebelum digunakan kembali

> Minum.
Selama itik makan buatan pabrik, untuk minum harus di beri 2,5 ml SOC dicampur 5 liter air.

Cara membuat campurannya :
a. 2.5 ml SOC dicampur 5 liter air.
b. 2 sendok makan gula pasir/gula merah dilarutkan dalam 1 gelas air.
c. a dan b dicampur dan dibiarkan minimal 15 menit baru diberikan pada itik.
d. Pada saat malam hari tempat minum harus dikosongkan.

 

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/