Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Tak Berkategori

Dimensi-dimensi pendidikan Life Skills dalam Kurikulum Pesantren

Dimensi-dimensi pendidikan Life Skills dalam Kurikulum Pesantren

Pendidikan kecakapan hidup (life skills) sebenarnya bukan merupakan hal baru bagi pesantren sebab sejak dahulu jenis pendidikan  ini memang menjadi andalan bagi pesantren. Namun, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat pada era global ini, pendidikan kecakapan hidup yang dilaksanakan secara tradisional di lingkungan pesantren perlu mendapatkan sentuhan teoritis dan teknis sehingga para alumni pesantren dalam era global ini mampu bersaing dengan para alumni lembaga pendidikan lainnya dalam berebut lapangan pekerjaan yang semakin lama semakin ketat.

Secara umum dapat dikemukakan, tujuan dari penyelenggaraan kecakapan hidup (life skills) di lingkungan pesantren adalah untuk membantu peserta didik  (para santri) mengembangkan kemampuan berpikir, menghilangkan pola pikir/ kebiasaan yang kurang tepat, dan mengembangkan potensi diri agar dapat memecahkan problema kehidupan secara konstruktif, inovatif dan kreatif sehingga dapat menghadapi realitas kehidupan dengan bahagia baik secara lahiriah maupun batiniah.

Kurikulum merupakan alat untuk dapat mencapai tujuan pendidikan. Dengan adanya kurikulum yang telah terencana dan tersusun bagus dan sesuai dengan lembaga pendidikan, maka tujuan yang dimaksudkan dan diinginkan dapat tercapai dengan semestinya. Maka kurikulum secara umum adalah bahan pendidikan berupa kegiatan pengetahuan dan pengalaman yang dengan sengaja dan sistematis diberikan kepada anak-anak didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.

Menurut M. Nasir Budiman, “Kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan dalam suatu sistem pendidikan karena ia merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengajaran pada semua jenis dan tingkat pendidikan”.[17] Sedangkan Zakiah Daradjat menyatakan bahwa “Kurikulum dapat dipandang sebagai salah satu program pendidikan dan direncanakan serta dilaksanakan untuk mencapai sejumlah tujuan-tujuan pendidikan tertentu”.[18]

Perkataan kurikulum ini bila dilihat berdasarkan istilah bahasa berasal dari kata Latin yaitu “curriculum”, maka pengertiannya adalah sejumlah jarak yang harus ditempuh seseorang di sebuah lembaga pendidikan atau segala mata pelajaran yang ditawarkan dan segala tanggung jawab dalam mempengaruhi anak didik dalam setiap kegiatan di suatu lembaga pendidikan. Namun pada dasarnya istilah kurikulum itu belum ditemukan dalam kamus sebagaimana diungkapkan kafrawi sebagai berikut:

Sumber :

https://urbanescapesusa.com/

 

Categories:
Tak Berkategori
You Might Also Like