Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Tak Berkategori

Jenis-jenis Tanah

Jenis-jenis Tanah

Jenis-jenis Tanah

Berdasarkan USDA (United States Departement of Agriculture), tanah dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu :

No Jenis Tanah Ciri-ciri Terdapat di
1 Entisols terbentuk dari sedimen vulkanik, batuan kapur, dan batuan metamorf seprti tanah aluvial, regosol, dan litosolPapua , Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Timur
2 Histosols terbentuk dari pembusukan jaringan tanaman , mengandung banyak senyawa organik. Disebut juga tanah gambut. Seperti jenis tanah organosols Riau, Papua, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatra Selatan
3 Inceptiosols tanah mineral yang masih muda, seperti jenis tanah latosols, aluvial, brown forest, solosak, humic gley Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Maluku
4 Verticols tanah mineral berwarna abu kehitaman, mengan dung 30 % lempung, di daerah beriklim kering dan memiliki batuan induk kaya akan kation Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan
5 Oxisols tanah yang mengalami proses pencucian/peluruhan dengan memiliki kadar aluminium dan besi tinggi Sumatra Selatan, Papua, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, Lampung
6 Andisols tanah berwarna gelap terbentuk dari endapan vulkanik, ditemukan di sekitar gunung berapi Sumatra Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku
7 Mollisols tanah mineral serupa dengan tanah praire, terbentuk dari batuan kapur, kaya bahan organik, senyawa basa, pH netral. Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Jawa Timur
8 Ultisols tanah berwarna kuning-merah, mengalami pencician/ peluruhan. Disebut juga tanah podsolik terdapat di daerah lahan kering. Kalimantan Timur, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau.

2.5.Kerusakan Tanah dan Upaya Penanggulangannya
Kerusakan tanah meliputi erosi (pengikisan dan pemindahan tanah oleh air dan angin) serta kehilangan unsur hara (nutrien) dan bahan organik. Kerusakan tanah dapat juga disebabkan karena aktivitas manusia seperti :

 

Deforestasi

Deforestasi/ penebangan hutan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kayu atau untuk penyediaan lahan pemukiman, perkotaan, pertambangan, dan pertanian. Kehilangan vegetasi karena deforestasi menyebabkan adanya pengikisan tanah karena tidak ada akar yang menahan, kekurangan unsusr hara karena tidak banyak bahan organik yang dibusukkan, serta tingkat kelembaban yang berkurang sehingga tanah cenderung menjadi kering.

Pengolahan Tanah Pertanian
Pengolahan lahan pertanian dapat menyebabkan kerusakan tanah sebab :
– pembajakan menyebabkan hancurnya struktur tanah dan mengubah struktur tanah, tanah menjadi kering dan mudah terkena erosi oleh angin
– bahan organik kadang menjadi terkubur lebih dalam sehingga tidak optimal digunakan oleh tanaman
– alat berat yang digunakan dapat merusak struktur tanah dan aerasi maupun penyerapan air
– penggunaan pestisida dapat membunuh biota yang penting bagi kesuburan tanah

Beberapa cara untuk mengatasi kerusakan tanah :
– penghijauan / reboisasi, meningkatkan jumlah vegetasi dapat mengurangi erosi dan menambah jumlah nutrien tanah
– memperbaharui metode pertanian, seperti pergiliran tanaman, tersering, dan pemupukan organik/ menambah bahan organi ke tanah

Sumber :

https://mlwcards.com/facebook-beri-tahu-pengguna-saat-foto-mereka-muncul/

 

Categories:
Tak Berkategori
You Might Also Like