Kabar Baik, Peneliti yang Pakai Fasilitas Negara Tetap Dapat Royalti

Kabar Baik, Peneliti yang Pakai Fasilitas Negara Tetap Dapat Royalti

Kabar Baik, Peneliti yang Pakai Fasilitas Negara Tetap Dapat Royalti

Kabar Baik, Peneliti yang Pakai Fasilitas Negara Tetap Dapat Royalti
Kabar Baik, Peneliti yang Pakai Fasilitas Negara Tetap Dapat Royalti

Pemerintah memastikan peneliti dan inovator yang menggunakan fasilitas negara

akan tetap mendapatkan royalti apabila penelitiannya bisa diproduksi massal dan dipasarkan.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, hal itu belum dilakukan saat dirinya mulai menjabat empat tahun lalu. Dengan demikian, jarang ada peneliti ataupun inovator yang mau berkarya meski memiliki kemampuan yang baik.

“Saat saya awal menjadi Menteri para peneliti dan inovator

di pendidikan tinggi tidak bisa mendapat royalti, karena dianggap mereka memanfaatkan fasilitas riset negara. Saya sampaikan, kalau seperti itu, tidak akan ada peneliti dan inovator yang mau berkarya,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Minggu (3/2).

Dia pun telah berkomunikasi dengan pihak terkait, yakni Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), agar royalti dapat diberikan kepada para peneliti. Harapannya, mereka bisa lebih mengembangkan IPTEK di tanah air.

Kini peneliti, perekayasa, dosen, maupun mahasiswa dapat

menggunakan fasilitas negara untuk dukungan risetnya dan tetap mendapatkan royalti.

“Akhirnya bertemu satu kesepakatan, semua fasilitas negara yang digunakan oleh peneliti dan inovator yang menghasilkan paten dan royalti yang berasal dari penelitian, pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, maka royaltinya bisa dibayarkan kepada institusi tersebut, serta para peneliti dan inovator,” pungkas Nasir.

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/kalimat-langsung-dan-tidak-langsung/