Kenakalan Remaja Saat Ini

Kenakalan Remaja Saat Ini

Kenakalan Remaja Saat Ini

Kenakalan Remaja Saat Ini
Kenakalan Remaja Saat Ini

 

Fase remaja adalah

Fase yang penuh gairah, semangat, energi, dan pengolakan, seorang anak tidak saja mengalami perubahan fisik, tetapi juga psikis. Semua ini mengakibatkan perubahan status dari anak-anak menjadi remaja. Ada kebanggaan karena sebagai remaja status sosial mereka berubah, keadaan atau eksistensi mereka selalu diperhitungkan. Tetapi ada juga kebingungan, kegelisahan, kecanggungan dan kegalauan. Karena perubahan hormonal menyebabkan mereka mengalami pertarungan identitas.

 

Di Indonesia, karena perubahan tersebutlah remaja

Selalu dikaitkan dengan kenakalan, kelompok mereka seakan-akan tidak bisa lepas dari kenakalan, sehingga selalu menjadi terget orang-orang dewasa untuk dipersalahkan. Padahal belum tentu seluruh kenakalan mereka inisiatif mereka sendiri, melainkan karena situasi dan kondisi yang mendorong mereka melakukan kenakalan, maka perlu bagi mereka mengetahui dan menerapkan etika pergaulan remaja yang baik.

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan ini pun sering dilakukan melalui metode coba-coba,menyamakan dirinya dengan orang-orang yang diidolakan.

Maka dari itu, saya membuat karya ilmiah ini untuk bisa dibaca oleh kaum remaja, agar mereka memahami  dampak dari kenakalan remaja untuk mereka di masa depan  nanti.

 

Usia remaja merupakan fase yang rawan secara mental dan psikologis

Karena dia menganggap dirinya sudah dewasa tetapi disisi lain dia masih dianggap sebagai anak-anak, terutama berkaitan dengan tanggung jawab.

ari hasil penelitian dapat kita ketahui bahwa dampak terhadap mentalitas dan kesehatan remaja pada usia 12-15 tahun seperti dampak mentalitas penderitaan kehilangan harga diri. Mungkin karena bertemperemen keras dan agresif atau sebaliknya murung dan suka menyendiri, akibatnya para remaja mudah tersinggung dan sukar mengendalikan emosi.

 

Dan menurut hasil penelitian penyebab kenakalan remaja yaitu:

Faktor internal

Krisis identitas : perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi:

1)    Terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya.

2)    Tercapainya identitas peran kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi.

Kontrol diri lemah : remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan akan tersesat dalam pada perilaku “NAKAL”. Namun apabila tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

 

Faktor eksternal

Keluarga, perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja, pendidikan yang salah dikeluarga pun seperti memanjakan anak atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Dan ditempat lain yaitu:

  • Teman sebaya yang kurang baik.
  • Komunitas atau lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

Baca Juga :