Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Umum

Macam-Macam Teknik Random Sampling

Macam-Macam Teknik Random Sampling

Macam-Macam Teknik Random Sampling

  1. Simple Random Sampling

Simple Random Sampling merupakan pengambilan sampel yang dilakukan secara acak atau random dari populasi, yang memungkinkan setiap individu berpeluang untuk menjadi sampel penelitian, dengan cara randomisasi atau dengan cara melalui undian. Namun, cara  yang cukup mudah dan biasa digunakan adalah dengan menggunakan tabel.

Misalnya, populasi penelitian  adalah siswa SMA 2 Negeri Danau Kerinci dengan jumlah keseluruhan adalah 210 orang. Karena jumlah siswa begitu banyak, sehingga tidak memungkinkan dijadikan semuanya sampel. Dengan menggunakan tabel Krejcie-Morgan dengan tingkat kesalahan 5%. Dengan demikian, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 136 orang (Usman, 2003). Dari sampel yang ditetapkan, untuk dapat mewakili populasi penelitian, maka populasi mempunyai peluang yang sama untuk mewakili sampel.[6][6]

Dikatakan simple (sederhana) karena pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Cara ini dilakukan bila anggota populasi dianggap homogen.

  1. Proportionate Stratified Random Sampling

Proportional sampel, dalam hal ini sampel yang terdiri dari sub sampel yang perimbangannya mengikuti perimbangan sub populasi yang sedang diteliti. Proportional sampling mungkin menggunakan randomisasi, mungkin tidak. Jika proportional sampling menggunakan randomisasi, maka sampling ini disebut proportional random sampling.[7][7]

 Stratifiedsampel biasanya digunakan jika populasi terdiri dari kelompok yang memiliki susunan bertingkat. Sampling yang memperhatikan stratum dalam populasi disebut strafied samplingStratified random sampling atau teknik sampling acak berstara digunakan apabila populasinya berstrara. Oleh karena karakter populasinya berstara maka sampel harus pula berstrara.[8][8] Jika stratified sampling itu memperhatikanperimbangan atau proporsi dari pada individu dalam tiap-tiap stratum (tingkatan) maka disebut propotional stratified sampling. Selanjutnya propotional stratified sampling yang menggunakan randomisasi dinamakan  propotional stratified random sampling. Teknik ini digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional. Misalnya, suatu organisasi yang mempunyai pegawai dari latar belakang pendidikan yang berstrata, maka populasi pegawai itu berstrata. Jumlah pegawai yang lulus S1=45, S2=30, ST=800,ST=900, SMEA=400, SD=300. Jumlah sampel yang harus diambil meliputi strata pendidikan tersebut.

  1. Disproportionate stratified random Sampling

Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel, bil a populasi berstrata tetapi tidak proporsional. misalnya pegawai dari unit kerja tertentu mempunyai: 3 orang lulusan S3, 4 orang lulusan S2, 90 orang lulusan S1, 800 orang SMU, 700 orang SMP, maka tiga orang lulusan S3, dan 4 orang S2 itu diambil semuanya sebagai sampel. Karena dua kelompok ini terlalu kecil bila dibandingkan dengan kelompok S1, SMU, SMP.

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Categories:
Umum
You Might Also Like