Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Perternakan

Metode Demonstrasi dan Eksperimen

Metode Demonstrasi dan Eksperimen

Metode Demonstrasi dan Eksperimen

Metode ini merupakan metode yang sangat efektif dalam menolong siswa dalam mencari jawaban atas pertanyaan. Dengan metode demonstrasi dimaksudkan adalah  bahwa seorang guru memperlihatkan suatu proses kepada seluruh anak didiknya. Sedangkkan yang dimaksud dengan metode eksperimen adalah guru atau siswa mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dan hasil percobaan itu.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam metode demostrasi antara lain.

  1. Mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam pelaksanaan demostrasi.
  2. Tujuan demostrasi hendaknya dijelaskan kepada siswa sehingga siswa menjadi jelas untuk apa demostrasi  dilakukan dan perhatian siswa dapat dipusatkan pada hal-hal yang dianggap penting.
  3. Sebaiknya perlu diperhatikan pula kondisi-kondisi lain yang dapat mempengaruhi jalannya demonstrasi.
  4. Selama berlangsung demonstrasi hendaknya guru memperhatikan hal-hal berikut ini.
  • Apakah demonstrasi dapat dilihat dan diikuti oleh semua anak.
  • Apakah setiap langkah yang ditempuh sudah dipahami setiap anak atau belum.
  • Apakah penjelasan guru dapat didengar oleh setiap murid.
  • Apakah anak sudah diberikan petunjuk mengenai hal-hal yang perlu dicatat.
  • Apakah waktu yang tersedia dapat dipergunakan secara efektif dan efisien.
  1. Jika demostrasi telah selesai hendaknya diikuti dengan tindak lanjut.
  2. Mengadakan penilaian terhadap kemampuan anak dalam belajar

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam metode eksperimen yaitu.

1)      Adanya masalah yang dianggap penting, guru dapat menentukan masalah yang harus dipecahkan oleh para siswanya.

2)      Merumuskan masalah secara jelas batas-batsnya, karna akan mempermudah anak untuk mencari hipotesa sebagai jawaban sementara.

3)      Mengajukan hipotesis, dalam mengemukakan hipotesis biasanya orang berpegang pada pengalaman atau pengetahuan yang diperolehnya dari berbagai sumber.

4)      Menguji benar tidaknya hipotesis, harus dilakukan dengan mengadakan eksperimen.

5)      Menarik kesimpulan dari hasil eksperimen kita akan menarik kesimpulan, apakah hipotesa kita benar atau  salah.

6)      Menerapkan hasil eksperimen untuk pembuktian lebih lanjut dalam situasi-situasi  lain untuk lebih meyakinkan kebenarannya.

sumber :
https://belantaraindonesia.org/seva-mobil-bekas/

Categories:
Perternakan
You Might Also Like