Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

pendidikan

Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

Penggunaan Gadget Anak Bakal Dibatasi

 

Kabar mengejutkan datang dari empat kementerian di negara ini. Keempatnya yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurut informasi, mereka tengah menyiapkan regulasi pembatasan penggunaan gawai atau gadget bagi anak-anak, termasuk para pelajar.

Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

(PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu, mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan regulasi khusus untuk membatasi pemakaian gadget. Aturan ini dibuat karena pemerintah menyadari parahnya kecanduan gadget yang dialami anak-anak di tanah air. “Kecanduan ini dianggap jadi salah satu hal yang berpotensi menghambat perkembangan anak menuju puncak bonus demografi pada 2030,” katanya.

Hal senada diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Ia mengungkapkan, saat ini gadget kerap menjadi hal yang sulit dijauhkan dari anak-anak. Oleh karena itu, dibutuhkan pendamping dan batasan untuk mengawasi penggunaan gadget supaya anak tidak kecanduan. ”Contohnya seperti ini, selama pelajaran di kelas nanti tidak diperbolehkan pakai gadget. Nanti jika ada yang penting, (orang tua siswa, red) bisa telepon ke gurunya. Itu salah satu contohnya,” katanya.

Meski begitu, Rudiantara tidak menjelaskan lebih rinci seperti apa

rancangan aturan tersebut. Ia tidak menyebutkan kapan target aturan tersebut akan diberlakukan. ”Masih digodok (pembahasan, red). Gadget itu mungkin akan dibatasi sampai (usia) berapa tahun, tapi bukan berarti tidak boleh sama sekali,” ujarnya.

 

Baca Juga :

pendidikan

Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kekurangan, Guru SD Merangkap Guru SMP

Kurangnya jumlah guru di SMP Satu Atap, membuat tenaga pengajar di

sekolah tersebut merekrut guru sekolah dasar. Pelaksana Tugas SMP Satu Atap, Moch Nur, mengatakan, keterpaksaan merekrut tenaga pengajar dari SD lantaran saat ini fasilitas sarana dan guru sangat minim.

“Guru yang mengajar di sini (SMP Satu Atap) memang guru SD berdasarkan

latar belakang pendidikan, tapi karena kekurangan jumlah pengajar, kita terpaksa harus merangkap di SMP juga,” ujarnya. Selain minimnya jumlah guru PNS, jumlah siswa yang ada sangat banyak yakni mencapai 350 siswa lebih. Ini tentu membutuhkan delapan Ruang Kelas Baru (RKB) dari empat ruang kelas yang ada. “Pada 2017 ada 270 siswa dan separuh lagi numpang di SDN Kiarapandak 1,” katanya.

Nur berharap pemerintah daerah maupun kementerian pendidikan dan

kebudayaan (kemendikbud) bisa lebih memperhatikan dunia pendidikan yang masih jauh dari kata layak

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/

pendidikan

Lestarikan Seni Pupuh Dan Karawitan Di Sekolah

Lestarikan Seni Pupuh Dan Karawitan Di Sekolah

Lestarikan Seni Pupuh Dan Karawitan Di Sekolah

Sudah bukan jadi rahasia umum jika seni tradisional saat ini sudah mulai

pudar. Masyarakat lebih memilih dengan seni modern. Hal itu pun sangat dirasakan bagi jajaran SDN Sindangsari 1 Kota Bogor.

Mencegah hal itu terjadi berlarut-larut di tubuh peserta didiknya. Sekolah

yang berlokasi di Kecamatan Bogor Selatan ini mempunyai jurus tersendiri. Yakni, dengan menggiatkan kembali seni pupuh dan karawitan di lingkungan sekolahnya. “Sudah kita lakukan. Dan kedua seni ini memang wajib di­ lestarikan, karena memang meru­pakan budaya asli Indonesia,” kata Kepala SDN Sindangsari 1, Ajang Nurdigalih.

Seni pupuh ini sendiri merupakan sebuah bentuk puisi tradisional ba­hasa

Sunda yang memiliki jumlah suku kata tertentu di setiap barisnya. Pupuh biasanya dibacakan dengan cara dinyanyikan (nembang) dan dibawakan dalam sebuah pentas drama teatrikal sunda. “Terdapat 17 jenis pupuh, masing-masing pupuh memiliki makna dan sifat tersendiri serta digunakan untuk tema cerita yang berbeda dan seni pupuh yang populer adalah seni pupuh Asmaran­dana tentang Cinta kasih serta seni pupuh balakatak tentang banyolan,” ucapnya.

 

Sumber :

https://voi.co.id/

pendidikan

Nilai Tinggi Bukan Syarat Utama PPDB Zonasi

Nilai Tinggi Bukan Syarat Utama PPDB Zonasi

Nilai Tinggi Bukan Syarat Utama PPDB Zonasi

Sejumlah daerah memasukkan nilai Ujian Nasional (UN) sebagai salah satu

syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan , bahwa nilai UN tidak boleh dijadikan sebagai syarat utama dalam menyeleksi siswa baru.

“Ujian nasional sudah tidak kita jadikan instrumen kelulusan. Bisa saja menjadi salah satu pertimbangan, tapi tidak menjadi satu hal yang wajib,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muchlis R.Luddin Pertimbangan jarak antara domisili siswa dengan sekolah dalam zonasi tetap menjadi prioritas utama dalam PPDB. Meski, pendaftar memiliki nilai UN tinggi tetap tak bisa semaunya memilih sekolah yang diinginkan.

Ia tetap saja harus lewat jalur zonasi umum yang sesuai dengan tempat tinggalnya.

“Jangan mentang-mentang anaknya sudah nilai UN tinggi lalu harus masuk di luar zonasi, tidak,” jelas Muchlis. Ia mengingatkan kembali, kebijakan PPDB harus sesuai dengan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. Yakni sebanyak 90 persen daya tampung menggunakan seleksi jarak, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persem jalur migrasi orangtua.

Pemerintah daerah tidak bisa sembarangan dalam membuat kebijakan tanpa ada alasan

yang tidak rasional. “Pemda membuat skenario teknisnya, tapi tetap tidak boleh melanggar Permendikbud 51 Tahun 2018. Kalaupun ada adjustment yang rasional dan tidak keluar dari prinsip Permendikbud 51,” pungkasnya

 

Baca Juga :

pendidikan

Mendikbud Sebut Skema SNMPTN dengan Kuota tidak Adil

Mendikbud Sebut Skema SNMPTN dengan Kuota tidak Adil

Mendikbud Sebut Skema SNMPTN dengan Kuota tidak Adil

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menuturkan

, kegigihan orangtua mempertahankan sekolah favorit dilakukan karena pertimbangan akan lebih mudah untuk mendapat kesempatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan atau seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang melihat hasil rapor. Apalagi sekolah-sekolah favorit setiap tahun mendapat kuota sangat tinggi.

Menurut Muhadjir, skema SNMPTN dengan kuota ini adalah kebijakan tidak adil

yang seharusnya dihapus. Biarlah anak berjuang sesuai dengan individunya, bukan karena sekolah. Jika memang anak bagus maka meskipun berasal dari sekolah akreditasi C, ia berhak untuk memperebutkan kesempatan masuk SNMPTN, bukan mendapat kesempatan karena berada di sekolah tertentu. Menurut Muhajdir, perlu ada evaluasi menyeluruh agar kebijakan pendidikan sejalan. Sebab, sudah saatnya menghentikan praktik-praktik ketidakadilan. Lanjut dia, orangtua yang ingin anaknya mendapat pendidikan terbaik dan layanan lebih dari kemampuan pemerintah sebaiknya melanjutkan pendidikan sang anak di sekolah swasta. Sebab, negara memberikan fasilitas pendidikan sama kepada seluruh warga masyarakat. Tanpa ada yang mendapat keistimewaan.

Sementara itu, Sekjen Kemdikbud, Didik Suhardi mengatakan, ia dan staf khusus Mendikbud,

Hamid Muhammad, telah melakukan dialog bersama provinsi DKI Jakarta, Jateng, dan beberapa provinsi yang keberatan dengan jalur zonasi. Mereka telah mencapai kesepakatan untuk menerapkan skema penerimaan peserta didik baru (PPDB) sesuai dengan Permendikbud.

Pendapat senada juga disampaikan Hamid. Ia menuturkan, semua provinsi mengikuti Permendikbud tentang PPDB. Dijelaskan dia, provinsi yang sebelumnya menolak dan membuat skema berbeda, setelah dialog ternyata kebijakannnya masih dalam skema PPDB yang dimaksud. Semisalnya, Jawa Tengah yang meminta kuota jalur prestasi ditingkatkan atau DKI yang meminta adanya jalur afirmasi. Semua sebetulnya tidak melanggar Permendikbud. Yang terpenting adalah, calon peserta didik yang diprioritaskan memang benar-benar siswa dalam zona tersebut. Selain itu, sekolah harus fokus memprioritaskan para peserta disabilitas

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/3D5DZ9F

pendidikan

Kemendikbud: Hanya 6.541 Guru Honorer yang Lulus SKD

Kemendikbud: Hanya 6.541 Guru Honorer yang Lulus SKD

Kemendikbud Hanya 6.541 Guru Honorer yang Lulus SKD

Pendaftaran CPNS 2019 nampaknya tak a k a n mengakomodasi honorer K2

usia di atas 35 tahun. Mereka yang usianya tidak memenuhi syarat pendaftaran CPNS disarankan ikut mendaftar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menuturkan, guru honorer K2 berjumlah 157.210 orang. Dari angka tersebut, 6.541 orang di antaranya lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada tes CPNS 2018.

Muhadjir pun mempersilakan guru honorer K2 yang memenuhi persyaratan

berkompetisi pada tes CPNS 2019. Yang berusia di atas 35 tahun bisa mengikuti jalur PPPK. “Istilah kami bukan guru honorer, tapi guru pengganti. Saat ini kami membutuhkan sekitar 900.133 guru PNS. Bisa diupayakan jumlahnya kurang dari itu. Caranya, mewajibkan satu guru mengajar dua mata pelajaran,’’ terangnya.

Mengenai soal tes CPNS, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan

mengatakan, panitia seleksi nasional (panselnas) sedang mengevaluasi soal-soal yang dikeluhkan para peserta dalam seleksi tahun lalu. Meski begitu, tak lantas soal CPNS tahun ini mudah.

“Soal tahun ini memiliki tantangan yang berbeda dari sebelumnya. Istilahnya Kemendikbud dan Kemenristekdikti, bentuk soalnya itu HOTS (high order thinking skill),’’ kata Ridwan

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/37H92C5

Tak Berkategori

Perilaku Konsumen dan Produsen

Perilaku Konsumen dan Produsen

Perilaku Konsumen dan Produsen
PERILAKU KONSUMEN 
Konsumen adalah semua individu yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan. Perilaku konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pendapatan, selera konsumen, dan harga barang. Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bahwa bagaimana seseorang dengan pendapatannya dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.
Ada 2 pendekan untuk memehami / mempelajari perilaku konsumen tersbut, yaitu :
1. Pendekatan Kardinal
2. Pendekatan Ordinal
Asumsi :
Konsumen bersikap rasional, dengan anggaran yang tersedia konsumen berusaha memaksimalkan kepuasannya dari barang yang di konsumsinya.
PENDEKATAN KARDINAL
Kepuasan seorang konsumen dalam mengkonsumsi suatu barang dapat diukur dengan satuan kepuasa (misal : mata uang). Berlaku hukum tambahan kepuasan yang semakin menurun (The Law Of Diminishing Marginal Utility) yaitu besarnya kepuasan marginal akan selalu menurun dengan bertambahnya jumlah barang yang dikonsumsi terus menerus.
KESIMBANGAN KONSUMEN
Keseimbangan konsumen dapat tercapai jika konsumen memperoleh kepuasan maksimal dari mengkonsumsi suatu barang.
PENDEKATAN ORDINAL
– Kelemahan pendekatan ini terletak pada anggapan yang digunakan bahwa kepuasan konsumen dari mengkonsumsi barang dapat diukur dengan satuan kepuasan. Pada kenyataannya pengukuran semacam ini sulit dilakukan.
– Tingkat kepuasan konsumen di ukur dengan menggunakan kurva indiferensi (kurva yang menunjukan kombinasi jumlah barang yang di konsumsi yang menghasilkan tingkat kepuasan yang sama).
Ciri-ciri kurva indiferens :
– Mempunyai kemiringan yang negatif (konsumen akan mengurangi mengkonsumsi barang yang satu apabila ia ingin menambah jumlah barang lain yang dikonsumsi).
– Cembung ke arah origin, menunjukan adanya perbedaan proporsi jumlah yang harus ia korbankan untuk mengubah kombinasi jumlah masing-masing barang yang dikinsumsi (Marginal Rate of Subtitution).
– Tidak saling berpotongan, tidak mungkin diperoleh kepuasan yang sama pada suatu kurva indiferens yang berbeda.
pendidikan

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Rekening Paypal dengan Modus Pencurian Login

Untuk melakukan pencurian login dengan modus yang digunakan pada kasus ini tidaklah membutuhkan analisis kriptografi (crypanalityc) dan pengetahuan mengenai bidang informasi yang tinggi. Cukup dengan menjadi orang yang “peka” terhadap kesalahan manusiawi yang sering dilakukan para nasabah. Misalnya hati berniat mengetik http://www.klikbca.com tetapi tangan bergerak lain–mengetik http://www.kilkbca.com. Situs yang terakhir disebutkan sudah ditutup.

Kasus dengan modus yang sama terulang lagi pada kasus http://www.paypalupdate.com. Situs tersebut memiliki antarmuka (antarmuka = interface) yang sama dengan situs www.paypal.com. Paypal adalah sistem transaksi online terbesar yang menggunakan e-mail sebagai “rekening” seseorang. Dengan e-mail yang sudah didaftarkan dan sudah memasukkan data kartu kredit di dalamnya, kita bisa menjadikan Paypal sebagai alat transaksi realtime terpercaya.

Dalam dua kasus tersebut, sang korban bagaikan serangga yang menclok di pinggir daun “lubang maut” tanaman kantong semar. Kantong semar terlihat seperti bunga-bunga biasa yang menjadi ladang nektar bagi para serangga. Korban yang sudah terlanjur menclok, kalau tidak hati-hati bakal kecemplung dan tidak bisa keluar. Saat si korban membuka situs http://www.paypalupdate.com, yang tampilannya mirip www.paypal.com, atau situs http://www.kilkbca.co, yang tampilannya mirip www.klikbca.com, lalu korban yang tak bersalah (kalau bersalah, itu namanya terdakwa!) tersebut memasukkan user name dan password, saat itulah situs “kantong semar” menyimpan user name dan password nasabah. Biasanya, setelah nasabah memasukkan user name dan password, situs “kantong semar” akan membukan situ yang asli sehingga si nasabah/korban hanya merasa dirinya gagal login.

Pencuri login bertujuan mendapatkan identitas diri orang yang loginnya dicuri. Tujuannya bisa bermacam-macam. Ada yang bertujuan mencuri barang/uang miliknya dengan cara mengaku sebagai pemilik barang/uang tersebut (dibuktikan dengan login) atau memberikan informasi yang keliru kepada rekan-rekan korban dengan cara memberi pesan kepada rekan-rekan korban dan mengaku dirinya sebagai korban (bayangkan saya memiliki password email Anda, ………eh,jangan. Ganti, bayang Anda memiliki password email saya. Anda akan bisa berpura-pura menjadi saya di dunia maya.

Ada contoh situs yang tampilannya mirip sekali dengan www.friendster.com, situsnya http://profile.frendster.name. Sayangnya situs-situs ini tidak berumur panjang (kok disayangkan???……..kan harusnya bersyukur??! Maksud saya biar ada yang bisa jadi contoh beneran).

Ya, begitulah. Pencurian jati diri di dunia ghaib (maya kan mirip sama ghaib) bisa menjadi hal yang vital kalau aspek-aspek kehidupan kita sudah tidak bisa lepas lagi dari dunia itu.

 

Kesimpulan :

Dari contoh artikel diatas ternyata banyak sekali tindakan criminal untuk mencuri, dan celakanya pencurian didunia maya ini sangat berbeda dengan di dunia nyata. Dalam dunia maya kita tidak akan sadar bahwa uang kita telah dicuri. Kita baru sadar jika kita menghitung ulang saldo  kita ternyata saldo kita telah berkurang. Dan biasanya si pencuri itu juga susah untuk dilacak, karena merupakan jaringan global. Karena beda Negara maka polisi akan sangat merasa kesulitan untuk melacaknya, misalnya si pencuri yang warga Negara amerika mencuri uang warga Negara Indonesia maka polisi Indonesia akan merasa kesulitan untuk melacak orang tersebut, karena beda Negara, pencuri local saja sulit untuk dilacak apalagi pencuri internasional.

Saran :

Berdasarkan kesimpulan di atas saya memberikan saran sebagai berikut :

1. Periksalah terlebih dahulu dengan teliti url yang anda ketik sudah benarkah url yang dimaksud

2. Jangan menggunakan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama pacar, nama anak dll.

3. Gunakan password yang tidak bermakna dan merupakan kombinasi angka dan huruf kalau bisa password yang tidak bisa di baca misalnya “D3WSKP0”. Jadi mau tidak mau anda harus menghapal password tersebut.

4. Gantilah password anda secara berkala misalnya seminggu sekali ataupun sebulan sekali dan  tentunya password yang tidak bermakna, jadi setiap minggu atau setiap bulan anda harus menghafal password anda.

5. Jika anda males menghafal anda bisa mencatatnya di notepad anda dan jangan sampai lupa file tersebut harus di zip dengan winzip atau winrar dan beri password pada file zipnya. Sehingga jika anda mau membuka file zip akan dipinta password.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

pendidikan

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

UUD TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA

PENDAFTARAN CIPTAAN

Pasal 35

(1) Direktorat Jenderal menyelenggarakan pendaftaran Ciptaan dan dicatat dalam Daftar

Umum Ciptaan.

(2) Daftar Umum Ciptaan tersebut dapat dilihat oleh setiap orang, tanpa dikenai biaya.

(3) Setiap orang dapat memperoleh untuk dirinya sendiri suatu petikan dari Daftar Umum

Ciptaan tersebut dengan dikenai biaya.

(4) Ketentuan tentang pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak merupakan

kewajiban untuk mendapatkan Hak Cipta.

Pasal 36

Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan tidak mengandung arti sebagai

pengesahan atas isi, arti, maksud, atau bentuk dari Ciptaan yang didaftar.

Pasal 37

(1) Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan dilakukan atas Permohonan yang

diajukan oleh Pencipta atau oleh Pemegang Hak Cipta atau Kuasa.

(2) Permohonan diajukan kepada Direktorat Jenderal dengan surat rangkap 2 (dua) yang

ditulis dalam bahasa Indonesia dan disertai contoh Ciptaan atau penggantinya dengan

dikenai biaya.

(3) Terhadap Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Direktorat Jenderal akan

memberikan keputusan paling lama 9 (sembilan) bulan terhitung sejak tanggal

diterimanya Permohonan secara lengkap.

(4) Kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah konsultan yang terdaftar pada

Direktorat Jenderal.

(5) Ketentuan mengenai syarat-syarat dan tata cara untuk dapat diangkat dan terdaftar

sebagai konsultan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diatur lebih lanjut dalam

Peraturan Pemerintah.

(6) Ketentuan lebih lanjut tentang syarat dan tata cara Permohonan ditetapkan dengan

Keputusan Presiden.

Pasal 38

Dalam hal Permohonan diajukan oleh lebih dari seorang atau suatu badan hukum yang

secara bersama-sama berhak atas suatu Ciptaan, Permohonan tersebut dilampiri salinan

resmi akta atau keterangan tertulis yang membuktikan hak tersebut.

Pasal 39

Dalam Daftar Umum Ciptaan dimuat, antara lain:

a. nama Pencipta dan Pemegang Hak Cipta;

b. tanggal penerimaan surat Permohonan;

c. tanggal lengkapnya persyaratan menurut Pasal 37; dan

d. nomor pendaftaran Ciptaan.

Pasal 40

(1) Pendaftaran Ciptaan dianggap telah dilakukan pada saat diterimanya Permohonan

oleh Direktorat Jenderal dengan lengkap menurut Pasal 37, atau pada saat diterimanya

Permohonan dengan lengkap menurut Pasal 37 dan Pasal 38 jika Permohonan

diajukan oleh lebih dari seorang atau satu badan hukum sebagaimana dimaksud dalam

Pasal 38.

(2) Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diumumkan dalam Berita Resmi

Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.

Pasal 41

(1) Pemindahan hak atas pendaftaran Ciptaan, yang terdaftar menurut Pasal 39 yang

terdaftar dalam satu nomor, hanya diperkenankan jika seluruh Ciptaan yang terdaftar

itu dipindahkan haknya kepada penerima hak.

(2) Pemindahan hak tersebut dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permohonan

tertulis dari kedua belah pihak atau dari penerima hak dengan dikenai biaya.

(3) Pencatatan pemindahan hak tersebut diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh

Direktorat Jenderal.

Pasal 42

Dalam hal Ciptaan didaftar menurut Pasal 37 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasa139, pihak

lain yang menurut Pasal 2 berhak atas Hak Cipta dapat mengajukan gugatan pembatalan

melalui Pengadilan Niaga.

Pasal 43

(1) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat orang atau badan hukum yang namanya

tercatat dalam daftar Umum Ciptaan sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta,

dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permintaan tertulis Pencipta atau Pemegang

Hak Cipta yang mempunyai nama dan alamat itu dengan dikenai biaya.

(2) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat tersebut diumumkan dalam Berita Resmi

Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.

Pasal 44

Kekuatan hukum dari suatu pendaftaran Ciptaan hapus karena:

a. penghapusan atas permohonan orang atau badan hukum yang namanya tercatat

sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta;

b. lampau waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Pasal 30, dan, Pasal 31 dengan

mengingat Pasal 32;

c. dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum

Sumber : https://usgsprojects.org/

 

pendidikan

Payakumbuh Jalin Kerjasama dengan STP Sahid Jakarta

Payakumbuh Jalin Kerjasama dengan STP Sahid Jakarta

Wakil Walikota Payakumbuh Drs.H. Suwandel Muchtar, mengatakan, Pemko Payakumbuh akan menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Jakarta, sehubungan minimnya sumber daya manusia dibidang kepariwisataan.

“Kedua pihak sepakat untuk memajukan pendidikan kepariwisataan. Kota Payakumbuh akan menjadi pilot projec dalam melahirkan SDM pariwisata Sumatera Barat ke depan, “ujar Wawako Suwandel Muchtar dalam acara di aula SMKN 3 Payakumbuh, Senin (30/5).

Dijelaskan Suwandel Muctar kerjasama Pemko Payakumbuh dengan STP ini untuk mendorong putera-puteri kita untuk melanjutkan pendidikan di STP Jakarta. “Mereka yang bekerja di perhotelan, dikatakan, sosok yang benar-benar amanah dan punya kejujuran yang tinggi. Mereka adalah insan yang dekat dengan Allah SWT, “ujar Wawako Payakumbuh.

Di antara pasal yang diatur dalam nota kesepahaman, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM di Payakumbuh, pihak STP Sahid melaksanakan program beasiswa pendidikan dan pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM.

Penandatangan kesepakan bersama antara Pemko Payakumbuh dengan STP Sahid Jakarta itu, ditandatangani Walikota H. Riza Falepi, setelah diparaf Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar dan Ketua STP Sahid Jakarta, Ir. Kusmayadi, MM,

Lebih kurang seratusan orang tua pelajar SMKN 3, para kepala sekolah, ikut dihadirkan menyaksikan

penandatanganan nota kesepahaman dimaksud. Juga hadir Kepala Bappeda H. Rida Ananda, Kadisdik H. Hasan Basri Sy, Kadisparpora Syahnadel Khairi, dua Staf Ahli Walikota Hj. Ruslayetti, Edvidel, serta sejumlah pejabat eseloan II dan III lainnya.

Sementara itu, dalam acara yang cukup bersejarah tersebut, dari pihak Sahid juga hadir sejumlah petinggi Yayasan Sahid Jaya 1977, seperti Direktur Eksekutif Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE dan Deputy Direktur Eksekutif Bidang Pengembangan Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, Dr. Yohanes Sulisyadi, SP, M.Pd.

Ke depan, untuk melahirkan tenaga yang profesional di bidang pendidikan kepariwisataan, pihak STP

Sahid akan memberikan beasiswa kepada pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan di STP Sahid. Selain itu, Yayasan Sahid Jaya 1977, juga membuka peluang bagi pelajar di Payakumbuh, terutama sisawa SMKN 3 untuk magang di seluruh perusahaan yang berada di bawah yayasannya.

Seperti disampaikan Ketua STP Sahid Jakarta, Kusmayadi, bagi pelajar yang magang di STP Sahid

termasuk di Hotel Sahid Jaya Jakarta, akan diberikan sertifikat yang diakui seluruh hotel berbintang di negara-negara Asean. Terhadap, pelajar yang punya sertifikat dari Yayasan Sahid Jaya, bakal mudah mendapatkan kesempatan kerja di negara Asean dimaksud.

Baca Juga :