Prof. Dr. Peter Agre Datangi Unpad

Prof. Dr. Peter Agre Datangi Unpad

Prof. Dr. Peter Agre Datangi Unpad

Prof. Dr. Peter Agre Datangi Unpad
Prof. Dr. Peter Agre Datangi Unpad

BANDUNG-Upaya peningkatan daya saing sekaligus memperluas jejaring

kolaborasi dengan peneliti maupun institusi di luar negeri menjadi satu prioritas yang dilakukan Universitas Padjadjaran. Di bidang kesehatan misalnya, penanganan terhadap penyakit infeksi dan onkologi serta pemanfaatan sumber daya alami sebagai terapi herbal merupakan fokus peneltian yang telah tercantum di dalam rencana strategis penelitian Unpad.

Sebagai upaya dalam mewujudkan hal di atas, Universitas Padjadjaran akan menyelenggarakan Kuliah Umum dan Dialog Publik oleh Prof. Dr. Peter Agre selaku Pemenang Nobel Kimia Tahun 2003. Kuliah Umum tersebut mengangkat topik “Opening Doors Worldwide Through Medical Science”.

Pada tahun 2003, Prof. Agre dan Roderick MacKinnon mendapat Hadiah Nobel

pada bidang Kimia untuk penemuan terkait channel pada membran sel. Prof. Agre dikenal atas temuannya yaitu channel air “aquaporin”.
Aquaporin merupakan protein channel air yang memindahkan molekul air melalui membran sel.

Pada tahun 2009 Agre menjadi presiden terpilih American Association for the Advancement of Science (AAAS) dan aktif dalam diplomasi ilmu pengetahuan.

Hadiah Nobel merupakan penghargaan tertinggi internasional kepada individu yang memiliki reputasi di bidang keilmuan, baik pada segi akademis, ilmu pengetahuan, maupun budaya. Hadiah diberikan oleh Lembaga Nobel yang bermarkas di Swedia. Nobel yang diterima Profesor Agre membuktikan kontribusinya yang sangat besar sebagai seorang ilmuwan pada dunia.

Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Dr. Yoni Fuadah Syukriani

, dr., MSi., Sp.F., DFM, mengatakan, kehadiran Prof Agre memiliki peran strategis di dalam peningkatan riset, khususnya di bidang kesehatan. Hal ini tidak lepas dari kepakaran Prof Agre sebagai seorang dokter di bidang infeksi sekaligus peneliti kelas dunia.

“Hal ini dapat mendorong minat para peneliti-peneliti muda untuk berkiprah di bidang penelitian yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Terlebih lagi, Prof Agre juga merupakan peneliti yang terlibat aktif pada pengembangan kapasitas riset di negara-negara berkembang. Hal ini ditunjukkan dengan peran aktif Prof Agre
mengunjungi fasilitas riset di berbagai negara seperti korea utara dan Kuba,” ujar Dr. Yoni. jo

 

Baca Juga :