Strategi Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK)

Strategi Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK)

Strategi Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK)

 

Strategi Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK)

 

Pengertian Pembelajaran VAK

Model pembelajaran ini menganggap bahwa pembelajaran akan efektif dengan memperhatikan ketiga hal tersebut di atas, dengan perkataan lain manfaatkanlah potensi siwa yang telah dimilikinya dengan melatih, mengembangkannya. Istilah tersebut sama halnya dengan istilah pada SAVI, dengan somatic ekuivalen dengan kinesthetic.

Pembelajaran VAK adalah strategi pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan alat indra yang dimiliki siswa.

1. Visualization

adalah bahwa belajar harus menggunakan indra mata melalui mengamati,  menggambar, mendemonstrasikan, membaca, menggunakan media dan alat peraga.

 

2. Auditory

bermakna bahwa belajar haruslah mendengarkan, menyimak, berbicara, presentasi, mengemukakan pendapat, gagasan, menanggapi dan beragumentasi.

 

3. Kinestetic

bermakna gerakan tubuh (hands-on, aktivitas fisik), belajar itu haruslah mengalami dan melakukan.

 

Langkah-langkah Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinestetic (VAK), yaitu :

  1. siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok.
  2. siswa diajukan untuk kolaborasi mengeksplor konsep melalui media, siswa mendemonstrasikan alat peraga untuk menggali konsep yang ada di LKS.
  3. Siswa bekerja kelompok, sharing, berbagi gagasan, wawasan, pengalaman, dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di LKS.
  4. salah seorang siswa wakil dari kelompok mempresentasikan hasil kesepahaman dengan kelompoknya.
  5. kelompok lain menanggapi, melengkapi, dan menyimpulakan hasil diskusi.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :